Kalapanunggalupdate.com, HIKMAH, — ( 25/12/2025 ). Dunia yang sama dijalani oleh semua manusia, namun cara memandang dan memanfaatkannya sangat berbeda. Dalam sebuah pesan hikmah yang dinisbatkan kepada Syekh Ibnu Abbas, dunia digambarkan diberikan kepada tiga golongan manusia: mukmin, munafik, dan kufur. Perbedaan ketiganya terletak bukan pada apa yang dimiliki, melainkan pada niat dan tujuan hidup.
Mukmin: Dunia sebagai Bekal Ibadah
Bagi seorang mukmin, dunia bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk beribadah kepada Allah SWT. Segala aktivitas—baik bekerja, berkeluarga, maupun bermasyarakat—dipandang sebagai bagian dari penghambaan kepada-Nya.
Harta, jabatan, dan kesempatan hidup digunakan sebagai amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan. Dunia dijadikan ladang amal untuk kehidupan akhirat yang kekal.
Munafik: Dunia sebagai Perhiasan
Berbeda dengan mukmin, golongan munafik memandang dunia sebatas perhiasan semu. Keimanan sering kali hanya berhenti di lisan, tidak terwujud dalam perbuatan.
Dunia dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, pencitraan, dan keuntungan sesaat, tanpa niat menjadikannya sebagai bekal ibadah. Kehidupan spiritual berjalan tanpa arah yang jelas, penuh kontradiksi antara ucapan dan tindakan.
Kufur: Dunia untuk Kesenangan Pribadi
Sementara itu, bagi golongan kufur, dunia adalah segala-galanya. Hidup berorientasi penuh pada kesenangan pribadi dan pemuasan hawa nafsu.
Nilai syukur dan penghambaan kepada Allah SWT tidak menjadi bagian dari kehidupan, karena dunia dianggap sebagai tujuan akhir, tanpa keyakinan akan pertanggungjawaban di hadapan-Nya.
Refleksi untuk Semua
Pesan ini menjadi pengingat bahwa dunia tidak pernah berubah, namun manusialah yang menentukan bagaimana ia dimaknai. Apakah dunia dijadikan jalan menuju ridha Allah, sekadar hiasan kosong, atau hanya alat pemuas kesenangan semata.
Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, pesan ini mengajak setiap insan untuk kembali merenung:
dalam menjalani dunia yang sementara ini, kita termasuk golongan yang mana?
Kreatif : WR
SUMBER : Berbagai Sumber Referensi


















