PB SEPMI Kutuk Insiden Ledakan di SMA 72, Minta Investigasi Transparan

Kalapanunggalupdate.com, Jakarta, 8 November 2025 — Pengurus Besar Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (PB SEPMI) menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas insiden ledakan di Masjid Baitul Ilmi SMA Negeri 72 Jakarta, Jumat (7/11), saat ibadah salat Jumat berlangsung. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah siswa dan guru mengalami luka serta trauma.

Ketua Departemen Hukum dan HAM PB SEPMI, Faujan Ahmad Fauzi, menilai kejadian ini sebagai ancaman serius terhadap rasa aman dan hak pelajar atas lingkungan pendidikan yang nyaman dan terlindungi.

“Kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat ditoleransi, terlebih di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk belajar, berkembang, dan beribadah,” ujar Faujan dalam keterangan tertulisnya.

Masjid Baitul Ilmi, yang berdiri sejak 1997, dikenal sebagai pusat pembinaan karakter dan aktivitas keagamaan pelajar di SMA Negeri 72 Jakarta. Insiden ini tidak hanya merusak fasilitas sekolah, tetapi juga mengguncang psikologis warga sekolah.

PB SEPMI menyatakan dukungan penuh terhadap proses penyelidikan yang cepat, profesional, dan transparan oleh aparat keamanan untuk mengungkap penyebab serta pihak yang bertanggung jawab. Organisasi pelajar ini juga mendorong pemerintah untuk meningkatkan perlindungan kepada peserta didik melalui langkah-langkah berikut:

  • Penguatan pengamanan dan sistem pengawasan di sekolah
  • Penanganan medis dan dukungan psikologis bagi korban
  • Program edukasi anti-kekerasan dan anti-perundungan
  • Kolaborasi lintas lembaga untuk mitigasi risiko di lingkungan pendidikan

“PB SEPMI siap bersinergi dengan pemerintah, lembaga pendidikan, dan elemen masyarakat untuk mencegah kekerasan terjadi di sekolah serta menjaga hak-hak pelajar,” tambah Faujan.

PB SEPMI mengajak seluruh pihak untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan, tanpa mengurangi ruang tumbuh pelajar dalam suasana belajar yang aman dan kondusif.

Doa juga dipanjatkan agar para korban segera pulih dan pelajar Indonesia senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Kontributor: Agus YI

Editor: WR