Rumah Tak Layak Huni Di Tanah Lumbung: Kisah Omo Pemuda Badut Jalanan Demi Orang Tua

Kalapanunggalupdate.com, ( 27/9/2025) –Di sebuah rumah tak layak huni di Kampung Kebon Lumung, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, tinggal Omo bersama ibu kandungnya, Tati, dan ayah tiriny, Rumah tak berdinding, membuat hidup keluarga ini jauh dari kata layak.

Omo, pemuda sederhana tanpa keahlian khusus, bertekad ingin membantu orang tuanya.

“Saya gak mau jadi beban. Kadang terpaksa ngamen jadi badut keliling kampung,” ujarnya lirih.

Namun masalah tak berhenti di situ. Rumah mereka tak bisa masuk program rutilahu karena berdiri di atas tanah lumbung milik desa.

“Sudah diajukan, tapi administrasi tidak memungkinkan,” jelas Kepala Desa Pulosari, Dirja Miharja.

Harapan muncul ketika Omo menyampaikan kebutuhannya kepada seorang kenalan, Dedi Cobra. Ia mengaku butuh 21 lembar asbes dan 9 lembar GRC untuk menutup atap dan dinding rumah. Mendengar hal itu, Dedi berusaha mencarikan donatur.

Ketua RT setempat, Omen, mengapresiasi langkah tersebut.

“Mantap, semoga kebaikan ini terus berlanjut,” katanya.

Sementara Ibu Tati tak kuasa menahan air mata.

“Terima kasih kepada hamba Allah yang membantu. Semoga Allah membalas dengan kesehatan dan rezeki melimpah,” ucapnya.

Kisah ini menjadi cermin perjuangan anak kampung yang ingin menjadi tulang punggung keluarga, sekaligus bukti bahwa uluran tangan sesama dapat menumbuhkan harapan di tengah keterbatasan. ( WR )