KALAPANUNGGALUPDATE.COM | KABUPATEN SUKABUMI – ( 28/7/2026 ). Sebuah momen bersejarah sekaligus penuh haru mewarnai Kabupaten Sukabumi. Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi secara resmi memberangkatkan 43 pemenang hadiah umroh hasil Program Muhibah Ramadan, sebuah bentuk apresiasi bagi para guru ngaji, petugas kebersihan masjid (marbot), dan masyarakat dhuafa yang telah mengabdikan diri bagi umat.
Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas di Pondok Pesantren Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, pada Senin (27/7/2026). Keberangkatan puluhan jemaah menuju Tanah Suci menjadi tonggak baru dalam pelaksanaan program keagamaan yang digagas Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya, H. Andreas mengaku bangga dan terharu karena program hadiah umroh dari Muhibah Ramadan akhirnya dapat direalisasikan. Menurutnya, program ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan dan menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang selama ini berperan besar dalam syiar Islam.
“Kami sangat senang. Alhamdulillah program ini bisa terealisasi dan besok para jemaah akan berangkat ke Tanah Suci,” ungkapnya.
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah memberikan dukungan sehingga jumlah penerima manfaat meningkat menjadi 43 orang.
“Terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbangkan hartanya. Berkat kepedulian mereka, jumlah peserta umroh bisa bertambah. Mudah-mudahan tahun-tahun berikutnya semakin banyak masyarakat yang bisa diberangkatkan,” katanya.
Ia pun berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah, meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT, serta turut mendoakan Kabupaten Sukabumi agar terus menjadi daerah yang maju, religius, dan penuh keberkahan.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menjelaskan bahwa program hadiah umroh tersebut merupakan bentuk sedekah dan kecintaan pimpinan daerah kepada para pejuang keagamaan yang selama ini mengabdi tanpa pamrih.
Menurutnya, seluruh penerima hadiah merupakan perwakilan dari 11 titik pelaksanaan Muhibah Ramadan yang digelar di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Alhamdulillah dari 11 titik Muhibah Ramadan, seluruhnya memiliki perwakilan yang berangkat umroh. Ini menjadi kebahagiaan sekaligus motivasi agar program ini terus berkembang,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat turut mendoakan agar program sedekah umroh ini dapat terus berlanjut dengan jumlah penerima manfaat yang semakin banyak setiap tahunnya.
Program perdana ini pun mendapat apresiasi luas karena tidak hanya memberikan hadiah perjalanan ibadah ke Tanah Suci, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan kepada para guru ngaji, marbot, dan dhuafa yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Reporter : AGUS YI
Redaksi: KALAPANUNGGAL UPDATE



















