KALAPANUNGGALUPDATE.COM | KABUPATEN SUKABUMI. — ( 7/2/2026 ). Forum OSIS Madrasah Aliyah Kabupaten Sukabumi (FOMAKSI) resmi menggelar Gebyar Madrasah (GEMA) ke-VI selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 6–8 Februari 2026, bertempat di Gedung Asrama Haji dan Pusbangda’i Kabupaten Sukabumi. Kegiatan bergengsi tahunan ini mengusung tema “Membentuk Generasi Khairul Ummah melalui Sinergi Prestasi dan Akhlakul Karimah Menuju Pelajar Mandiri dan Berprestasi.”
Pembukaan GEMA VI yang berlangsung khidmat pada Sabtu, 7 Februari 2026, dihadiri oleh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, pengurus Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA), para pengawas dan kepala madrasah, pembina OSIS, serta sekitar 300 peserta yang merupakan utusan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Sukabumi.
Salah satu agenda paling menyita perhatian sekaligus sarat makna dalam rangkaian GEMA VI adalah Deklarasi Madrasah Anti Bullying dan Peduli Lingkungan. Deklarasi ini menjadi tonggak komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan madrasah yang aman, ramah, inklusif, serta menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Deklarasi dipimpin langsung oleh Ketua Umum FOMAKSI, Naura Azalia Zaneta, dan diikuti secara serentak oleh seluruh peserta. Dengan suara lantang dan penuh semangat, peserta menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk perundungan, baik secara langsung maupun di dunia maya, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan penghormatan terhadap perbedaan, serta berkomitmen membangun madrasah yang nyaman dan inklusif bagi semua. Tak hanya itu, para peserta juga menyatakan kesiapan menjadi pelopor kebaikan dan berani melaporkan setiap bentuk kekerasan.
Deklarasi tersebut dipertegas melalui seruan bersama yang menggema di lokasi kegiatan:
“Satu Hati, Satu Aksi, Stop Bullying! GEMA VI: Bersuara, Berdaya, Berjaya!”
Sebagai penguatan komitmen, acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen Madrasah Anti Bullying dan Peduli Lingkungan oleh seluruh tamu undangan dan peserta. Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan kolektif dalam menolak perundungan sekaligus membangun budaya madrasah yang aman, nyaman, berkarakter, dan berwawasan lingkungan.
Melalui pelaksanaan GEMA VI, FOMAKSI menegaskan perannya sebagai motor penggerak penguatan karakter pelajar madrasah—tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga berakhlak mulia, peduli sosial, serta memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan. GEMA VI pun menjadi ruang strategis untuk melahirkan generasi madrasah yang berdaya saing, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
( Reporter : AGUS YI Editor : WR )



















