KALAPANUNGGALUPDATE.COM – Galesong Selatan – ( 19/6/2026 ). Pelaksanaan Kemah Inspirasi Pemuda Tingkat Kecamatan Galesong Selatan mendapat sorotan setelah muncul evaluasi dari sejumlah kalangan yang menilai kegiatan tersebut belum mampu mencapai tujuan utama sebagai wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kolaborasi antarpemuda.
Salah satu tokoh muda Bontokanang, Asmin, menyampaikan bahwa secara konsep kegiatan masih belum memiliki arah yang jelas terkait capaian yang ingin diwujudkan. Menurutnya, istilah Kemah Inspirasi Pemuda semestinya diterjemahkan ke dalam program yang mampu melahirkan gagasan baru, kreativitas, kepemimpinan, hingga aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat.
“Istilah Inspirasi Pemuda seharusnya diwujudkan melalui program yang mampu melahirkan gagasan, kreativitas, kepemimpinan, serta aksi nyata di tengah masyarakat. Akan tetapi, kegiatan lebih banyak diisi dengan aktivitas seremonial tanpa indikator keberhasilan yang terukur,” ujar Asmin.
Tak hanya dari sisi konsep, mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) tersebut juga menilai materi dan rangkaian kegiatan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan serta tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
Ia menyoroti minimnya ruang diskusi, pengembangan kepemimpinan, forum persatuan pemuda, hingga penyusunan program tindak lanjut yang dinilai menjadi faktor berkurangnya nilai strategis kegiatan tersebut.
“Minimnya ruang diskusi, pengembangan kepemimpinan, dan persatuan pemuda di forum formal maupun penyusunan program tindak lanjut menyebabkan kegiatan kehilangan nilai pembeda dibandingkan perkemahan pada umumnya. Padahal, sebuah kemah kepemudaan idealnya menjadi wadah lahirnya inovasi dan jejaring kolaborasi,” tambahnya.
Dari aspek pelaksanaan, Asmin yang juga merupakan alumni kader HMI menilai masih terdapat sejumlah kelemahan, mulai dari koordinasi panitia, pengelolaan waktu, efektivitas agenda, hingga tingkat keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, beberapa sesi belum memberikan ruang partisipasi aktif sehingga peserta lebih banyak berperan sebagai penonton dibandingkan pelaku dalam proses pembelajaran dan pengembangan kapasitas.
Secara keseluruhan, evaluasi tersebut menyimpulkan bahwa pelaksanaan Kemah Inspirasi Pemuda kali ini dinilai belum mampu menjawab ekspektasi masyarakat yang menginginkan kegiatan kepemudaan menjadi ruang pembentukan karakter, peningkatan kapasitas, serta penguatan kolaborasi antargenerasi muda.
Meski demikian, evaluasi ini diharapkan menjadi masukan yang bersifat konstruktif bagi seluruh penyelenggara. Dengan perencanaan yang lebih matang, konsep yang lebih relevan, materi yang lebih berkualitas, serta pelaksanaan yang profesional, kegiatan serupa di masa mendatang diharapkan benar-benar mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan tanggapan dari panitia penyelenggara maupun pihak terkait agar pemberitaan mengenai evaluasi kegiatan ini dapat tersaji secara berimbang sesuai prinsip jurnalistik.
Reporter : AGUS YI
Editor : WR



















