KALAPANUNGGALUPDATE.COM | Pendidikan, Palabuhanratu – ( 19/7/2026 ). Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an terus diperkuat. Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (FKPQ) Kecamatan Palabuhanratu sukses menggelar Pelatihan Pembelajaran Metode Iqro bagi guru PAUDQU, TKQ, TPQ, dan TQA di Aula Masjid Agung Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Ahad (19/7/2026).

Kegiatan yang diikuti puluhan guru Al-Qur’an dari berbagai lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kecamatan Palabuhanratu ini menjadi salah satu program strategis DPK FKPQ dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas pembelajaran Al-Qur’an melalui penerapan metode Iqro yang efektif, sistematis, serta mudah dipahami oleh para santri.
Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga berdiskusi, berbagi pengalaman, hingga mengikuti praktik pembelajaran secara langsung. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah mempererat silaturahmi antarpendidik Al-Qur’an dan menyamakan persepsi dalam meningkatkan mutu pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Sukabumi.
Ketua DPK FKPQ Kecamatan Palabuhanratu, Abdulrohman, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan Al-Qur’an.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja DPK FKPQ Kecamatan Palabuhanratu. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas para guru dalam memberikan pembelajaran Al-Qur’an di lembaga pendidikan Al-Qur’an, sehingga mampu melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an dan memiliki bacaan yang baik serta benar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD FKPQ Kabupaten Sukabumi yang diwakili oleh Wakil Ketua I Agus Yusuf Ibrahim saat membuka kegiatan menegaskan bahwa guru Al-Qur’an memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter dan akhlak generasi penerus bangsa.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan profesi sebagai guru Al-Qur’an bukan sekadar tugas mengajar, tetapi juga sebagai ladang ibadah yang dijalankan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
“Mengajarlah dengan hati yang tulus dan niat yang ikhlas. Semoga sepulang dari pelatihan ini, seluruh peserta menjadi guru-guru Al-Qur’an yang lebih profesional, hebat, dan bermartabat dalam mendidik generasi Qur’ani,” pesannya.
Pada sesi materi, Hj. Teti Suhartini, S.Ag. menjelaskan bahwa metode Iqro telah terbukti menjadi salah satu metode pembelajaran membaca Al-Qur’an yang efektif. Menurutnya, keberhasilan metode tersebut sangat bergantung pada kemampuan guru dalam menyampaikan materi secara komunikatif, menyenangkan, dan sesuai dengan perkembangan peserta didik.
Selain mendapatkan materi mengenai teknik pembelajaran, peserta juga dibekali strategi mengajar yang interaktif, teknik evaluasi kemampuan santri, hingga praktik langsung penerapan metode Iqro di dalam kelas. Bekal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di setiap lembaga pendidikan Al-Qur’an.
FKPQ menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru Al-Qur’an merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta mencintai Al-Qur’an sejak usia dini. Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir guru-guru Al-Qur’an yang semakin profesional, kompeten, inspiratif, dan mampu menjadi teladan bagi para santri.
Dengan kualitas pendidik yang terus meningkat, FKPQ optimistis lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Sukabumi akan semakin mampu mencetak generasi Qur’ani yang cerdas, berkarakter, serta siap menjadi penerus bangsa yang berakhlakul karimah.
Reporter : AGUS YI
Editor : WR


















