Seren Taun Akbar Ciseupan Pulosari 2026 Berlangsung Meriah, Wujud Syukur Dan Pelestarian Budaya Leluhur

Kalapanunggalupdate.com | Ciseupan Pulosari Kalapanunggal, 12 Juli 2026 – Tradisi budaya Seren Taun Akbar 2026 di Kampung Ciseupan, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi berlangsung dengan khidmat, meriah, dan penuh makna. Ribuan warga dari berbagai pelosok desa memadati lokasi kegiatan yang dipusatkan di halaman SDN Ciseupan, sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi sekaligus upaya melestarikan warisan budaya Sunda.

Tonton Juga Kami Di : Keseruan Seren Tahun Kampung Ciseupan Pulosari https://www.facebook.com/share/v/1BTRHaAGGT/

Acara dihadiri oleh unsur pemerintah desa yang diwakili Sekretaris Desa (Sekdes) beserta jajaran Pemerintah Desa Pulosari, Kepala Dusun (Kadus), perwakilan Kecamatan Kalapanunggal, tokoh agama, tokoh kasepuhan, para pelaku seni, serta masyarakat dari berbagai wilayah yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Prosesi dimulai dengan arak-arakan budaya yang mengambil titik start dari RT 18 menuju lokasi acara. Suasana semakin semarak dengan iringan Drumband Pemuda Muslim, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memadati sepanjang rute perjalanan.

Setibanya di lokasi, rangkaian acara dilanjutkan dengan doa bersama dan prosesi adat Sedekah Bumi, sebagai simbol rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki dan hasil pertanian yang telah diberikan kepada masyarakat.

Ketua Tokoh Adat, Uep, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Seren Taun Akbar 2026.

“Kami mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, pemerintah, tokoh masyarakat, para pelaku seni, serta seluruh warga yang telah bergotong royong sehingga kegiatan Seren Taun Akbar tahun ini dapat berjalan lancar dari awal persiapan hingga hari pelaksanaan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak hari pertama dengan menampilkan berbagai kesenian khas Sunda yang tumbuh dan berkembang di wilayah Ciseupan. Salah satu pertunjukan yang mendapat perhatian besar masyarakat adalah Wayang Golek yang dibawakan oleh Dalang Ki Mahendra Sudarba (Lebor), yang sukses menghibur sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

Memasuki hari kedua, masyarakat kembali disuguhkan prosesi arak-arakan budaya yang membawa hasil bumi sebagai simbol kemakmuran, kemudian dilanjutkan dengan ritual Sedekah Bumi, yang menjadi puncak pelaksanaan Seren Taun Akbar tahun ini.

Keberhasilan penyelenggaraan Seren Taun Akbar 2026 menjadi bukti bahwa semangat gotong royong, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya leluhur masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat Ciseupan. Tradisi ini diharapkan terus diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai adat istiadat Sunda tetap lestari dan menjadi identitas budaya yang membanggakan.

“Seren Taun bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga simbol persatuan, rasa syukur, dan komitmen masyarakat dalam menjaga warisan budaya leluhur untuk masa depan.”

 

  • Reporter : IB
  • Editor : WR
error: Mohon Maaf Tidak Bisa Di Salin ( COPAS ) !!