KALAPANUNGGALUPDATE.COM | Desa Walangsari, – ( 2/4/2026 ). Aksi pencurian ternak kembali meresahkan warga di wilayah Kecamatan Kalapanunggal. Dalam beberapa hari terakhir, dugaan kasus maling terjadi di sejumlah desa, memicu kekhawatiran dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat setempat.
Peristiwa terbaru terjadi di Desa Walangsari, tepatnya di Kampung Tenjolaut, RT 04 RW 02. Insiden yang berlangsung pada malam Kamis itu menyasar ternak milik seorang warga bernama Pak Papar. Sebanyak 8 ekor hewan ternak dilaporkan hilang diduga digondol maling saat kondisi lingkungan tengah sepi.
Menurut keterangan warga sekitar, kejadian tersebut baru diketahui menjelang pagi hari saat korban hendak memberi pakan ternaknya. Betapa terkejutnya korban saat mendapati kandang dalam kondisi terbuka dan ternak yang biasa berada di dalamnya sudah tidak ada.
“Pas pagi dicek, kandang sudah kosong. Kayaknya pelaku beraksi tengah malam saat warga sedang terlelap,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Serangkaian kejadian serupa yang terjadi di beberapa titik wilayah Kalapanunggal ini menimbulkan dugaan adanya kelompok pelaku yang terorganisir dan telah mengincar ternak warga sebagai sasaran empuk.
Warga pun kini dihantui rasa cemas, terutama bagi mereka yang memiliki hewan ternak sebagai sumber penghasilan utama. Mereka berharap adanya peningkatan patroli keamanan serta peran aktif aparat desa dan pihak berwajib untuk segera mengungkap pelaku di balik maraknya aksi pencurian ini.
“Kami berharap ada tindakan serius. Kalau terus begini, warga bisa semakin resah dan mengalami kerugian besar,” ungkap warga lainnya.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, memperketat pengamanan kandang ternak, serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait pelaku maupun langkah penanganan kasus tersebut. Situasi ini pun menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya yang langsung dirasakan oleh masyarakat kecil di pedesaan. ( RED )
Sumber : Akun FB Hilman


















