Sosial  

Petikan Lagu, Rezeki, Dan Ketulusan: Kisah Dua Pengamen Kampung Di Pulosari

KALAPANUNGGALUPDATE.COM, DESA PULOSARI. – ( 27/12/2025 ).  Lelah usai bekerja seharian kerap terasa berat bagi sebagian warga. Namun suasana berbeda dirasakan warga Kampung Nanggerang, Desa Pulosari, ketika dua pengamen kampung hadir mengalunkan lagu-lagu sederhana penuh rasa. Di sore hari, di tengah hiruk pikuk kehidupan dan tekanan ekonomi, kehadiran mereka menjadi hiburan yang menenangkan.

Dua pengamen dengan kreasi khas anak jalanan itu rutin berkeliling kampung, menyapa warga dengan senyum dan petikan nada yang jujur. Tanpa panggung megah, tanpa alat musik mahal, mereka justru mampu menghadirkan kehangatan yang dirindukan banyak orang.

Salah seorang warga, Ded, mengaku merasa sangat terhibur setiap kali kedua pengamen tersebut datang. Menurutnya, alunan lagu yang dibawakan mampu mengusir penat setelah seharian bekerja.

“Kalau mereka datang, kami sering panggil. Lumayan buat pelepas lelah setelah kerja. Nyanyinya juga enak didengar,” ujar Ded.

Hal senada disampaikan Iwan, seorang musisi asal Pulosari. Ia menilai kehadiran pengamen jalanan seperti ini patut diapresiasi, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah.

“Kami senang dengan kehadiran musisi seperti mereka. Biasanya kami selalu sisihkan rezeki. Karena kami juga paham dunia hiburan itu seperti apa, walaupun porsinya berbeda. Musisi jalanan tetap harus kita hargai,” tuturnya.

Menurut Iwan, musik adalah bahasa universal yang mampu menyatukan rasa, tanpa memandang latar belakang atau kelas sosial.

Sementara itu, dua pengamen tersebut mengaku menekuni kegiatan ini bukan semata untuk mencari rezeki, tetapi juga sebagai bentuk penyaluran hobi dan kecintaan terhadap musik.

“Kami jalani ini selain buat cari rezeki, juga karena hobi. Rintangannya banyak, tapi kami sabar. Yang penting tetap santun. Dikasih syukur, enggak dikasih juga enggak jadi masalah,” ungkap mereka kepada awak media.

Kesederhanaan, ketulusan, dan sikap santun yang mereka tunjukkan menjadi cerminan bahwa hiburan tidak selalu harus mahal. Di sudut-sudut kampung, dari petikan nada sederhana, dua pengamen ini berhasil menghadirkan kebahagiaan kecil yang bermakna bagi warga Nanggerang.

Kontributor : IB.         Editor : WR