Kelangkaan Bahan Baku Picu Lonjakan Harga Kresek, Industri Makanan-Minuman Tertekan

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | Jakarta — ( 15/4/2026 ).  Kenaikan harga plastik hingga menyentuh angka 100 persen mulai mengguncang stabilitas industri makanan dan minuman nasional. Dampaknya tak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga mulai merembet ke kantong konsumen di tengah kondisi daya beli yang belum sepenuhnya pulih.

Dilansir dari Nusantara TV, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia, Adhi S. Lukman, mengungkapkan bahwa kelangkaan bahan baku kemasan plastik, termasuk kantong kresek, berpotensi terjadi dalam waktu dekat, khususnya pada periode Mei hingga Juni. Kondisi ini dinilai sebagai alarm serius bagi rantai pasok industri.

“Kenaikan harga bahan baku plastik sudah sangat signifikan dan berpotensi mengganggu keberlangsungan produksi jika tidak segera diatasi,” ujarnya.

Lonjakan harga tersebut memicu efek domino. Biaya produksi meningkat, sementara produsen dihadapkan pada dilema antara menahan harga atau melakukan penyesuaian yang berisiko menurunkan daya beli masyarakat. Akibatnya, harga produk di pasar pun mulai merangkak naik.

Di sisi lain, kelangkaan kantong kresek juga mulai terasa di sejumlah sektor distribusi, memperumit proses pengemasan dan pengiriman barang. Situasi ini dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas pasokan produk kebutuhan sehari-hari.

Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, pelaku industri mendorong pemerintah agar membuka opsi impor bahan baku plastik sebagai solusi jangka pendek. Langkah ini dianggap penting guna menjaga kelancaran produksi dan memastikan ketersediaan barang tetap aman di pasaran.

Meski demikian, para pengusaha juga berharap adanya solusi jangka panjang yang lebih berkelanjutan, termasuk penguatan industri hulu dalam negeri agar tidak terus bergantung pada pasokan eksternal.

Dengan tekanan biaya yang terus meningkat dan daya beli masyarakat yang masih terbatas, tantangan bagi industri makanan dan minuman ke depan diperkirakan akan semakin kompleks.

Kreatif : WR.     Sumber : Nusantara TV