Tetangga Bersaksi: Pa Yayang Hidup Dalam Gelap Tanpa Bantuan Kesra

Kalapanunggalupdate.com. Desa Cihamerang, Kabandungan, —  ( 1/12/2025 ). Kondisi memilukan dialami Pa Yayang, warga Kampung Pasir Haur, Desa Cihamerang, Kecamatan Kabandungan. Di usia senjanya, ia hidup di rumah reyot yang nyaris roboh. Atap yang bocor, dinding bambu yang sudah rapuh, serta lantai tanah becek saat hujan menjadi keseharian yang harus ia jalani dengan keterbatasan.

Nampak Rumah Pak Yayang

Pa Yayang juga diduga telah lama mengalami kebutaan. Setiap langkahnya bergantung pada tongkat kayu yang setia menemaninya. Dalam kondisi yang serba sulit itu, ia mengaku tidak lagi menerima bantuan BLTS Kesra ataupun bantuan sosial lainnya.

Padahal, menurut keterangan warga dan petugas desa, Pa Yayang sebelumnya pernah mendapatkan bantuan PKH dan BPNT. Namun setelah beberapa bulan berjalan, ia tidak lagi menerima bantuan tersebut. Ketika pihak desa melakukan pengecekan ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), nama Pa Yayang ternyata terblokir oleh sistem pusat, sehingga secara otomatis tidak lagi menjadi penerima bantuan.

Puskesos Desa Cihamerang melalui Pak Budi membenarkan hal itu.

“Betul, sebelumnya beliau sempat mendapatkan PKH dan BPNT. Namun setelah dicek ke DTKS, namanya terblokir oleh sistem pusat. Melihat kondisi beliau yang sangat layak menerima, pihak desa sudah kembali mengusulkan nama Pa Yayang ke DTKS. Kami terus memantau pembaruan sistem agar bantuan bisa kembali turun,” jelasnya.

Saat ditemui, Pa Yayang tak mampu menahan tangis. Ia hanya berharap bisa hidup lebih layak dan aman.

“Abdi teu tiasa ningali… bumi oge tos teu kuat. Upami tiasa, abdi hoyong aya bantosan,” ujarnya lirih.

Seorang tetangga yang mendampingi turut mengungkapkan keprihatinannya.

“Kasihan sekali. Rumahnya hampir roboh, dan beliau sudah lama tidak bisa melihat. Kami berharap ada bantuan yang segera datang,” ungkapnya.

Warga sekitar berharap pemerintah desa, kecamatan, hingga dinas terkait dapat bergerak cepat meninjau langsung kondisi Pa Yayang. Dengan usulan ulang ke DTKS yang kini sedang diproses, masyarakat menanti agar bantuan PKH, BPNT, maupun perbaikan rumah dapat segera direalisasikan.

Kasus Pa Yayang menjadi pengingat bahwa masih banyak warga kurang mampu yang terhambat akses bantuannya akibat kendala sistem. Langkah cepat pemerintah sangat dibutuhkan agar lansia rentan seperti Pa Yayang dapat hidup dengan lebih layak dan bermartabat. ( RED )

SUMBER : INBOX FB WARGA