Kalapanunggalupdate.com, Desa Palasari Girang, ( 13/11/2025 ). — Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan, Star Energy Geothermal Salak, Ltd. bekerja sama dengan Bank Sampah HIPMI menggelar kegiatan Edukasi Panas Bumi di RT 14 Kampung Pasir Awi, Desa Palasari Girang, Kecamatan Kalapanunggal, pada Kamis (13/11/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Peningkatan Kapasitas Masyarakat dan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Tahun 2025, yang juga mendapat dukungan dari Pertamina Geothermal Energy dan Pemerintah Desa Palasari Girang.
Nampak hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Palasari Girang, H. Ujang Makmun, perwakilan Satpol PP Kecamatan Kalapanunggal, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat yang turut memberikan dukungan terhadap upaya edukasi lingkungan ini.
Tonton Juga :
Dalam kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pemahaman tentang potensi energi panas bumi (geothermal) yang ramah lingkungan, sekaligus pelatihan praktis dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga agar bernilai ekonomi melalui sistem bank sampah.
Ketua RT 14, Daen, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Star Energy Geothermal Salak dan Bank Sampah HIPMI. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena masyarakat jadi tahu bagaimana cara mengelola sampah dengan baik, sekaligus mengenal energi panas bumi yang ternyata ada di sekitar kita. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujar Daen.
Kepala Desa Palasari Girang, H. Ujang Makmun, juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang dinilai mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan memanfaatkan potensi energi terbarukan.
“Program seperti ini sangat positif. Selain membantu warga memahami pengelolaan sampah, juga memberikan wawasan tentang potensi energi panas bumi yang bisa menjadi kebanggaan daerah kita,” ungkapnya.
Kegiatan berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari warga. Panitia berharap, melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan HIPMI, masyarakat dapat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi.
Reporter : WR


















