Kalapanunggalupdate.com, Kalapanunggal,— ( 13/11/2025 ). Sejumlah warga penerima manfaat program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dan PKH (Program Keluarga Harapan) di wilayah Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi Jawa Barat mengeluhkan tidak cairnya bantuan sejak sekitaran periode Agustus hingga November 2025.

Berdasarkan hasil penelusuran tim media di lapangan, beberapa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengaku belum menerima dana bantuan yang biasanya disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik Bank Himbara. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan warga, terutama bagi mereka yang sebelumnya rutin mendapatkan bantuan setiap bulannya.
Menurut keterangan dari Pendamping Sosial PKH Kecamatan Kalapanunggal, penyaluran yang tidak keluar pada sebagian KPM disebabkan oleh pemadanan data melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan proses verifikasi kelayakan penerima oleh Kementerian Sosial (Kemensos RI).
“KPM yang tidak menerima bantuan pada periode ini umumnya karena hasil pemutakhiran data menunjukkan sudah tidak memenuhi kriteria miskin ekstrem, ada anggota keluarga yang bekerja tetap, atau sudah tidak memiliki anak sekolah dan lansia dalam tanggungan,” jelas salah satu pendamping sosial yang enggan disebutkan namanya, Rabu (13/11/2025).
Kriteria Penerima BPNT dan PKH Berdasarkan Data Kemensos RI:
-
BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)
-
Rumah tangga miskin atau rentan miskin yang terdaftar di DTKS.
-
Tidak menerima bantuan sosial lain seperti BLT Dana Desa atau PBI nonaktif.
-
Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) aktif yang terhubung dengan rekening Himbara.
-
-
PKH (Program Keluarga Harapan)
-
Keluarga miskin yang memiliki komponen berikut:
-
Ibu hamil/nifas,
-
Anak usia dini,
-
Anak sekolah SD/SMP/SMA,
-
Lansia di atas 60 tahun,
-
Penyandang disabilitas berat.
-
-
Terverifikasi dan tervalidasi dalam sistem Siks-NG Kemensos.
-
Sumber Terpercaya:
-
Kementerian Sosial Republik Indonesia (kemensos.go.id)
-
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
-
Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi
-
Pendamping Sosial PKH dan Operator SIKS Kecamatan Kalapanunggal
Pihak Kecamatan Kalapanunggal melalui Petugas TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) juga mengimbau agar masyarakat yang mengalami kendala segera melakukan pengecekan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos atau mendatangi desa masing-masing untuk memastikan status data DTKS mereka masih aktif.
“Kami harap warga tidak resah. Data terus diperbarui oleh pusat. Jika masih layak, bantuannya akan kembali disalurkan pada periode berikutnya,” tegas petugas TKSK Kalapanunggal.
Dengan demikian, warga diimbau tetap memantau informasi resmi dari Kemensos RI dan tidak mempercayai kabar palsu terkait penyaluran bansos.
Editor : WR


















