Hikmah  

Mengejutkan! Lima Kebiasaan Sepele Yang Bisa Menutup Pintu Rezeki Dibahas Di Pengajian Nuurul Ihsan Cigoong

Kalapanunggalupdate.com, CIGOONG PASIR – Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid Nuurul Ihsan Cigoong pada kegiatan pengajian rutin mingguan yang digelar pada Senin malam ( 11/11/2025 ). Jamaah dari berbagai kalangan tampak memadati masjid untuk mengikuti kajian istimewa yang diisi oleh Ust. Yudi Suhendar, S.Pd.I.

Dalam tausiyahnya, Ust. Yudi mengangkat tema menarik dan sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

“Di antara Hal-Hal Sepele yang Menghalangi Datangnya Rezeki dan Mengurangi Keberkahannya.”

Menurutnya, rezeki tidak hanya datang melalui kerja keras, tetapi juga dipengaruhi oleh perilaku keseharian yang sering kali dianggap sepele namun berdampak besar terhadap keberkahan hidup. Berikut poin penting yang disampaikan:

1. Menggunakan Pakaian yang Sudah Tidak Layak Dipakai

Barang yang sudah tidak pantas dipakai namun tetap digunakan dapat mengurangi wibawa dan keberkahan hidup. “Allah menyukai keindahan dan kerapihan. Jangan sampai kita menyepelekan penampilan,” tegasnya.

2. Kebiasaan Menyapu di Malam Hari

Meski tampak sederhana, menyapu malam hari secara turun-temurun diyakini membawa kurang baik, baik dari sisi kesehatan maupun keberkahan. Ust. Yudi menegaskan pentingnya menjaga adat baik selama tidak bertentangan dengan agama.

3. Suka Duduk di Ambang Pintu

“Terlalu sering duduk di lawang pintu itu makruh dan bisa menjadi penghalang rezeki,” jelasnya. Selain mengganggu kenyamanan orang lewat, hal ini dianggap tidak baik menurut adab Islami.

4. Meletakkan Tanaman Berduri di Depan Pintu

Penempatan tanaman berduri tepat di depan pintu rumah dapat menjadi penghalang tamu dan malaikat pembawa berkah. Selain membahayakan orang yang lewat, secara simbolis juga menghalangi keberkahan masuk ke rumah.

5. Membiarkan Garam Dapur Habis

Garam merupakan salah satu bahan penting dalam kehidupan sehari-hari. Membiarkannya kosong dianggap kurang baik dari sisi pengelolaan rumah tangga dan dapat mengurangi keberkahan. “Islam mengajarkan kesungguhan dalam menjaga ketersediaan kebutuhan pokok,” ujarnya.

Kegiatan rutin ini ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran rezeki, kesehatan, dan keberkahan warga sekitar. Jamaah terlihat antusias dan berharap pengajian berikutnya semakin menambah pengetahuan serta ketakwaan.

Pengurus Masjid Nuurul Ihsan Cigoong mengajak seluruh masyarakat untuk terus ikut serta dalam kegiatan positif ini. Semoga ilmu yang disampaikan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi jalan bertambahnya keberkahan rezeki kita semua. Aamiin.

” Nuurul Ihsan Cigoong – Selalu Menghidupkan Cahaya Ilmu dan Iman “

Reporter : WR