Innalillahi, Mayat Perempuan Paruh Baya Ditemukan Telungkup Di Pinggiran Sungai Cicatih Cibadak

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | CIBADAK SUKABUMI — ( 17/8/2026 ).  Suasana di sekitar aliran Sungai Cicatih, Kampung Sukamaju, RT 02/RW 01, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mendadak geger pada Minggu, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.

Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan paruh baya yang ditemukan dalam kondisi telungkup di pinggiran aliran Sungai Cicatih.

Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas piket Polsek Cibadak bersama instansi terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP).

Garis polisi langsung dipasang di sekitar lokasi penemuan. Petugas kemudian melakukan proses evakuasi terhadap korban dengan menggunakan peralatan evakuasi, sebelum akhirnya korban dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Korban Diduga Warga Cisarua, Nagrak

Korban diketahui berinisial OOY, seorang perempuan kelahiran Sukabumi tahun 1958, yang berdomisili di wilayah Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Saat ditemukan, korban mengenakan daster berwarna merah bermotif bunga. Kondisi korban sudah tidak bernyawa ketika ditemukan.

Dari keterangan pihak keluarga, korban sebelumnya diketahui meninggalkan rumah pada Jumat, 14 Agustus 2026, sekitar pukul 13.00 WIB.

Anak korban, Yandi Royandi, menerangkan bahwa keluarganya sempat melakukan pencarian setelah mengetahui korban tidak berada di rumah.

Menurut keterangan keluarga, korban memiliki kondisi mudah lupa atau pikun dan beberapa kali diketahui pergi keluar rumah tanpa memberitahukan keluarga. Namun, upaya pencarian sebelumnya belum membuahkan hasil.

Hingga akhirnya pada Minggu sore, keluarga memperoleh kabar mengejutkan mengenai adanya penemuan mayat di pinggiran Sungai Cicatih.

Keluarga kemudian mendatangi lokasi. Setelah melihat pakaian yang dikenakan korban, keluarga meyakini bahwa korban merupakan anggota keluarga yang sebelumnya meninggalkan rumah.

Kondisi Korban Saat Ditemukan

Berdasarkan keterangan pemeriksaan dokter jaga, korban berjenis kelamin perempuan dan mengenakan pakaian daster berwarna merah bermotif.

Sejumlah perubahan pada kondisi fisik korban juga ditemukan, di antaranya kulit pada beberapa bagian tubuh telah mengalami pengelupasan, tangan dan jari tampak putih serta keriput, sementara bagian wajah mengalami pembengkakan dan perubahan pada kulit.

Kondisi tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan medis setelah korban dievakuasi dari lokasi.

Keluarga Tolak Autopsi

Setelah dilakukan penanganan, pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Keluarga disebut telah membuat surat pernyataan serta dokumentasi video terkait penolakan autopsi tersebut. Pihak keluarga menyatakan telah menerima kepergian korban dan menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah.

Meski demikian, proses penanganan penemuan jenazah tetap dilakukan oleh pihak terkait sesuai prosedur yang berlaku.

Hingga kini, peristiwa penemuan mayat tersebut masih menjadi perhatian warga sekitar. Tidak ada kesimpulan mengenai penyebab kematian yang dapat dipastikan hanya berdasarkan kondisi saat ditemukan, sehingga informasi terkait penyebab meninggalnya korban harus mengacu pada hasil pemeriksaan pihak berwenang.

Peristiwa ini sekaligus menjadi duka mendalam bagi keluarga korban.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, segala amal ibadahnya diterima, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

 

Kreatif : WR

Sumber : Berbagai Sumber

KALAPANUNGGAL UPDATE
Dari Desa Untuk Dunia

error: Mohon Maaf Tidak Bisa Di Salin ( COPAS ) !!