HEBOH! BASB Siapkan Kain Kafan 40 Meter Tutupi Pendopo Sukabumi, Simbol “Matinya” Harapan Rakyat

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | KABUPATEN SUKABUMI – ( 2/7/2026 ). Gelombang kritik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali mencuat. Benteng Aktivis Sukabumi Bersatu (BASB) berencana menggelar aksi simbolik dengan membentangkan kain kafan sepanjang sekitar 40 meter untuk menutupi bangunan Pendopo Kabupaten Sukabumi di kawasan Alun-alun Palabuhanratu.

Aksi tersebut disebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi yang sarat makna. BASB menilai simbol kain kafan merepresentasikan duka dan kekecewaan atas kondisi pembangunan daerah yang dinilai belum memberikan arah yang jelas serta belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Ketua BASB Kabupaten Sukabumi, Firman Nirwana, menegaskan bahwa pemilihan kain kafan bukan dimaksudkan sebagai bentuk provokasi, melainkan simbol yang menggambarkan “mati suri” pemerintahan daerah dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kain kafan ini adalah simbol. Simbol duka kami sebagai anak daerah. Duka karena kecintaan kami terhadap tanah kelahiran. Duka karena merasa malu kepada para leluhur yang telah berjuang membangun Sukabumi,” ujar Firman, Kamis (2/7/2026).

Menurut Firman, aksi yang akan digelar tersebut lahir dari keresahan berbagai elemen masyarakat terhadap arah pembangunan Kabupaten Sukabumi. Ia menegaskan bahwa gerakan BASB tidak dilandasi kepentingan politik maupun ambisi kekuasaan, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi daerah.

BASB berharap aksi simbolik tersebut dapat menjadi pengingat bagi pemerintah daerah agar lebih terbuka terhadap kritik dan menjadikan aspirasi masyarakat sebagai dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan. Organisasi itu juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga penyampaian pendapat tetap berlangsung secara damai, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini disusun, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi terkait rencana aksi simbolik yang akan dilakukan BASB.

Sumber: Media Jurnal Sukabumi