KALAPANUNGGALUPDATE.COM, BMKG, Kabupaten Sukabumi. – ( 31/12/2025 ). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan gelombang laut yang perlu diwaspadai oleh nelayan serta masyarakat pesisir, khususnya di wilayah perairan selatan Kabupaten Sukabumi, menjelang dan saat perayaan Tahun Baru 2026.
Berdasarkan peta prakiraan Significant Wave Height and Direction BMKG, gelombang laut di sejumlah perairan selatan Jawa Barat, termasuk Palabuhanratu dan sekitarnya, diprediksi mencapai 1,5 hingga 2,5 meter, bahkan berpotensi lebih tinggi di perairan lepas. Arah gelombang dominan bergerak dari barat hingga barat daya, yang dapat memicu arus kuat dan gelombang pecah di sekitar bibir pantai.
Kondisi ini dinilai cukup berisiko bagi aktivitas nelayan tradisional, perahu kecil, serta wisata bahari. Oleh karena itu, BMKG bersama pihak terkait mengimbau nelayan untuk menunda pelayaran jika kondisi cuaca memburuk dan selalu memantau informasi cuaca terbaru sebelum melaut.
Sementara itu, untuk sektor pariwisata lokal Palabuhanratu, pengunjung diminta meningkatkan kewaspadaan. Wisatawan dilarang berenang di area pantai yang telah dipasang tanda merah oleh petugas Polisi Laut dan SAR, sebagai penanda zona berbahaya akibat arus kuat dan gelombang tinggi.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi rambu-rambu keselamatan serta arahan petugas di lapangan,” ujar salah satu petugas pengamanan pantai.
Momentum libur Tahun Baru 2026 diperkirakan akan meningkatkan kunjungan wisata ke kawasan Palabuhanratu. Oleh karena itu, sinergi antara masyarakat, nelayan, pengelola wisata, dan aparat keamanan sangat dibutuhkan guna mencegah terjadinya kecelakaan laut.
BMKG juga mengingatkan agar masyarakat pesisir tetap siaga terhadap perubahan cuaca ekstrem dan tidak mengabaikan peringatan dini demi keselamatan bersama.
Kreatif ; TIM REDAKSI Sumber : BMKG


















