KALAPANUNGGALUPDATE.COM | JAKARTA – ( 3/6/2026 ). Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh desa-desa di Kabupaten Sukabumi. Dua desa, yakni Desa Kalapanunggal Kecamatan Kalapanunggal dan Desa Purwasari Kecamatan Cicurug, mendapat kehormatan memenuhi undangan Kementerian Desa untuk memaparkan konsep dan perencanaan Program Smart Village yang telah mereka susun.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kementerian Desa, Jakarta, pada Rabu (3/6/2026) tersebut menjadi momentum penting bagi kedua desa untuk menunjukkan kesiapan mereka dalam mengembangkan pembangunan desa berbasis teknologi, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, rombongan dari kedua desa diterima langsung oleh Wakil Menteri Desa, Ir. H. Ahmad Riza Patria, M.B.A. yang memberikan ruang bagi masing-masing desa untuk mempresentasikan gagasan dan arah pengembangan Smart Village yang akan diterapkan di wilayahnya.
Kepala Desa Kalapanunggal, Hendra Suhendra, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesempatan yang diberikan oleh pemerintah pusat. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun desa secara berkelanjutan.
“Kami sangat bersyukur dapat memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan konsep Smart Village di tingkat kementerian. Perjalanan pembangunan Desa Kalapanunggal hingga mencapai tahap ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, lembaga desa, serta berbagai pihak yang selama ini memberikan dukungan dan kontribusi nyata,” ujarnya.
Hendra menambahkan, melalui pemaparan yang dilakukan di tingkat kementerian tersebut, Desa Kalapanunggal berharap dapat memperoleh dukungan, arahan, dan pendampingan lanjutan sehingga program Smart Village yang telah dirancang dapat direalisasikan secara maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Desa Purwasari turut memaparkan berbagai inovasi unggulan dan potensi desa yang akan dikembangkan melalui pendekatan Smart Village. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, optimalisasi pengelolaan sumber daya desa, hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat berbasis teknologi dan digitalisasi.
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis bagi kedua desa dalam memperkenalkan berbagai inovasi pembangunan kepada pemerintah pusat. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan kementerian dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, serta mampu bersaing di era transformasi digital.
Keberhasilan Desa Kalapanunggal dan Desa Purwasari menembus forum kementerian menjadi bukti bahwa inovasi dari desa mampu mendapat perhatian di tingkat nasional. Harapannya, konsep Smart Village yang dipaparkan dapat menjadi contoh pengembangan desa modern yang tetap berpijak pada potensi dan kearifan lokal masyarakat.
( AGUS YI )


















