Kalapanunggalupdate.com, Agam, – ( 12/12/2025 ). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah serta unsur TNI/Polri terus mengintensifkan penanganan darurat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Fokus utama saat ini adalah memastikan distribusi logistik bagi warga terdampak bencana berjalan lancar melalui jalur darat, guna mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Meskipun cuaca tidak menentu dan kondisi jalur darat mengalami penyempitan akibat material longsor, mobilisasi bantuan tetap dilakukan secara masif.
“BNPB bersama TNI, BPBD Kabupaten Agam, Polri dan relawan kebencanaan terus melakukan mobilisasi logistik melalui darat, memastikan pasokan tetap tersedia dan menjangkau seluruh lokasi pengungsian,” demikian disampaikan tim di lapangan.
Salah satu rute yang menjadi perhatian adalah jalur menuju Sikabau, Jorong Kayu Pasak Selatan, Nagari Salareh Aia—daerah yang sulit dijangkau akibat keterbatasan akses. Kendati demikian, dukungan penuh mengalir dari berbagai unsur, termasuk Kodim 0304/Agam, Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 897/Singgalang, Batalyon Zeni Tempur 2/PS Kodam XX/TIB, Koramil 02/BHSP, hingga Koramil 08/IV A Candung. Kehadiran mereka memastikan proses distribusi tetap berjalan meski dengan tantangan berat.
Untuk mengoptimalkan operasi, BNPB menempatkan tim pendukung di Pos Lapangan Gabungan Kantor Wali Nagari Salareh Aia Utara. Koordinasi intensif dilakukan bersama pemerintah daerah, TNI/Polri, dan relawan guna memastikan setiap pergerakan logistik berjalan tepat sasaran. Tim gabungan juga rutin mengecek kondisi jalan dan menyiapkan jalur alternatif bila rute utama kembali terhambat.
Logistik yang disalurkan meliputi makanan siap saji, air mineral, sembako, selimut, serta kebutuhan dapur umum yang menjadi elemen vital bagi masyarakat pascabencana.
Fokus Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih
Selain kebutuhan pangan, akses terhadap air bersih menjadi tantangan utama pascabencana di Palembayan. Kerusakan infrastruktur menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan air layak konsumsi. Untuk itu, tim gabungan menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki, menempatkan tandon darurat, serta mengoperasikan unit penjernih air portabel di sejumlah titik terdampak.
Pemerintah Kabupaten Agam juga mengerahkan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter ke beberapa lokasi. Sementara itu, Detasemen Zeni Tempur 2/PS Kodam XX/TIB mengoperasikan unit penjernih air Reverse Osmosis berkapasitas 500 liter untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang kemudian disuplai ke posko-posko di wilayah terdampak.
Dukungan tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga perusahaan, komunitas masyarakat, dan relawan kebencanaan se-Sumatera yang terus mengirimkan bantuan air bersih serta perlengkapan penunjang lainnya.
Dengan kolaborasi yang solid dan kerja tanpa henti dari seluruh pihak, pemulihan di Kecamatan Palembayan diharapkan berjalan lebih cepat sehingga kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Kontributor: IB
Editor: WR
TAG : #InfoBencanaBNPB #BansorSumatra


















