Kalapanunggalupdate.com, Kabupaten Sukabumi, – Upaya mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Sukabumi kembali ditegaskan melalui Rapat Koordinasi Kinerja Program Swasembada Pangan 2025 yang digelar di Aula Pondok Modern Assalam Putri, Warungkiara, Kamis (20/11/2025). Forum ini mempertemukan berbagai unsur pertanian, mulai dari penyuluh, kelompok tani, hingga jajaran dinas terkait.
Baca Juga : Dari Bibit Hingga Pupuk, Semua Ada Di Toko Tani Makmur Kalapanunggal — Siap Antar Ke Rumah Petani! https://www.kalapanunggalupdate.com/?p=3101
Kegiatan yang diinisiasi Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin.

Swasembada Pangan Selaras Prioritas Daerah
Dalam sambutannya, Aep Majmudin menegaskan bahwa agenda swasembada pangan sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Sukabumi yang mengutamakan sektor pariwisata dan agroindustri sebagai lokomotif ekonomi.
“Bupati sudah menegaskan komitmennya memajukan Sukabumi. Agroindustri dan pertanian dalam arti luas adalah sektor yang bisa menggerakkan ekonomi masyarakat, termasuk mewujudkan swasembada pangan,” ujarnya.
Aep menyebut, kondisi geografis Sukabumi yang luas dan subur menjadi modal besar dalam pengembangan pertanian. Kabupaten ini dikenal memiliki bentang alam yang mendukung berbagai komoditas unggulan.
Baca Juga : Lengkap, Murah, Terpercaya—BTM Resmi Jadi Toko Pilihan Petani Kalapanunggal https://www.kalapanunggalupdate.com/?p=3598
Ribuan Kelompok Tani Jadi Pondasi Kuat
Keunggulan tersebut semakin lengkap dengan keberadaan sekitar 4.000 kelompok tani yang tersebar di seluruh wilayah. Menurut Aep, keberadaan komunitas petani yang masif ini menjadi kekuatan utama dalam mendorong peningkatan produksi.
“Dengan jumlah kelompok tani yang mencapai empat ribu lebih, swasembada bukan hal yang mustahil. Kuncinya kolaborasi semua pihak,” tegasnya.
Peningkatan kerja sama lintas sektor dalam beberapa tahun terakhir pun telah menunjukkan hasil positif. Kabupaten Sukabumi bahkan mencatatkan diri sebagai daerah dengan peningkatan produksi padi tertinggi di Jawa Barat.
Momentum Menyatukan Langkah
Aep menilai, rakor ini bukan sekadar evaluasi program, tetapi juga ruang untuk menyatukan gagasan, memperkuat komitmen, dan memacu semangat para pelaku pertanian.
“Petani adalah garda terdepan. Kita tidak boleh berhenti. Komitmen untuk terus meningkatkan produksi harus menjadi spirit bersama,” katanya.
Apresiasi untuk Insan Pertanian
Kepala PVTPP Kementerian Pertanian, Leli Nuryati, mengapresiasi capaian Kabupaten Sukabumi dalam menjalankan program swasembada pangan. Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari sinergi yang kuat dari tingkat pusat, daerah, hingga desa.
“Sejak Maret, berbagai peningkatan kita kawal bersama insan pertanian di Sukabumi. Hasilnya positif dan menunjukkan kerja nyata,” ungkap Leli.
Ia berharap kolaborasi ini terus terjaga hingga target swasembada dapat dicapai secara maksimal.
Selain rakor, agenda hari itu juga diisi dengan penyerahan bantuan dan penghargaan bagi para penyuluh serta pelaku pertanian yang telah berkontribusi dalam kemajuan sektor pangan Kabupaten Sukabumi. ( WR )


















