KALAPANUNGGALUPDATE.COM | Panyindangan Kalapanunggal – ( 7/8/2026 ). Semangat mencetak generasi Qur’ani terus tumbuh di Kampung Panyindangan RT 003/RW 001, Desa Kalapanunggal. Melalui kegiatan rutin yang penuh makna, para santri dan santriwati Pejuang Al-Qur’an Baiti Jannati tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga dibekali keterampilan hidup, kebersamaan, dan kemandirian.

Di bawah asuhan Ustadz Saepul Anwar, S.Pd., yang akrab disapa Ustadz Liong, suasana belajar berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Setiap hari, lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema, menjadi cahaya yang menerangi langkah para generasi muda menuju akhlak mulia.

Namun, ada yang berbeda dalam kegiatan kali ini. Setelah menyelesaikan pembelajaran Al-Qur’an, para santri diajak mengikuti aktivitas memasak bersama dengan membuat Nasi Rimba atau Nasi Lemeng, makanan tradisional yang dimasak menggunakan bambu.
Dengan penuh antusias, para santriwati menyiapkan berbagai bahan, mulai dari memotong sayuran, menyiapkan bumbu, hingga mengisi bambu sebelum dibakar di atas bara api. Sementara para santri lainnya ikut membantu proses memasak hingga matang sempurna.
Keceriaan begitu terasa. Tawa, canda, dan semangat gotong royong menghiasi setiap proses. Bagi mereka, kegiatan ini bukan sekadar memasak, tetapi menjadi pengalaman berharga yang mengajarkan kerja sama, kesabaran, tanggung jawab, dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
Ustadz Saepul Anwar menjelaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga membentuk karakter islami dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi Rabbani yang mencintai Al-Qur’an, memiliki akhlak mulia, mandiri, serta mampu bekerja sama dan saling membantu. Belajar agama harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan pengalaman nyata,” ujarnya.
Kegiatan sederhana namun penuh nilai edukasi ini mendapat sambutan positif dari para santri. Mereka mengaku sangat senang karena dapat belajar sambil bermain, memasak bersama teman-teman, dan menikmati hasil masakan yang dibuat dengan tangan mereka sendiri.
Program yang dijalankan Pejuang Al-Qur’an Baiti Jannati menjadi bukti bahwa pendidikan Al-Qur’an dapat dikemas secara kreatif, menyenangkan, dan tetap sarat nilai keislaman. Harapannya, para santri kelak tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat iman, berakhlak mulia, serta mampu memberi manfaat bagi masyarakat.
“Setiap Hari Melangkah dengan Keberkahan Al-Qur’an” bukan sekadar slogan, melainkan semangat yang terus dihidupkan dalam setiap aktivitas pembelajaran di Pejuang Al-Qur’an Baiti Jannati, Kampung Panyindangan, Desa Kalapanunggal.
Reporter: WR
Editor: KALAPANUNGGAL UPDATE
Foto: Istimewa / Dokumentasi Pejuang Al-Qur’an Baiti Jannati



















