KALAPANUNGGALUPDATE.COM | Kecamatan Kalapanunggal, 5 Agustus 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai ujung tombak pelayanan zakat di tingkat wilayah. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan UPZ Kecamatan dan UPZ Desa se-Kecamatan Kalapanunggal yang digelar di Kantor Yayasan MPSI Indonesia, Kecamatan Kalapanunggal, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan kapasitas pengurus UPZ agar semakin profesional dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Selain pembinaan tata kelola kelembagaan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi Program Infak Rp2.000, sebuah gerakan kepedulian yang diharapkan mampu membangun budaya berinfak secara rutin di tengah masyarakat.
Pembinaan menghadirkan petugas BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Aji dan Rochmatan Akbar, sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, keduanya menegaskan bahwa sinergi antara BAZNAS Kabupaten, UPZ Kecamatan, dan UPZ Desa menjadi kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS agar tepat sasaran, tepat manfaat, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“UPZ memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan zakat kepada masyarakat. Karena itu, kapasitas pengurus harus terus ditingkatkan agar pengelolaan ZIS semakin profesional, transparan, dan akuntabel,” ungkap narasumber dalam sesi pembinaan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua UPZ Kecamatan Kalapanunggal, D. Suhenda, bersama seluruh pengurus UPZ Kecamatan serta perwakilan UPZ Desa se-Kecamatan Kalapanunggal. Kehadiran para peserta menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kelembagaan UPZ demi mendukung optimalisasi pengelolaan zakat di tingkat kecamatan dan desa.
Dalam kesempatan itu, Ketua UPZ Kecamatan Kalapanunggal, D. Suhenda, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sukabumi atas terselenggaranya kegiatan pembinaan tersebut.
Menurutnya, pembinaan tidak hanya memberikan pemahaman mengenai tata kelola zakat sesuai regulasi, tetapi juga menjadi wadah mempererat koordinasi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kolaborasi dalam menyukseskan berbagai program BAZNAS, termasuk Program Infak Rp2.000.
“Dengan adanya pembinaan ini, kami semakin memahami mekanisme pengelolaan zakat yang baik dan benar. Semoga koordinasi antara BAZNAS Kabupaten, UPZ Kecamatan, dan UPZ Desa semakin solid sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Sukabumi berharap seluruh UPZ di Kecamatan Kalapanunggal semakin optimal menjalankan tugas dan fungsinya, mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS, serta menjadi motor penggerak keberhasilan Program Infak Rp2.000 sebagai gerakan kepedulian bersama menuju kesejahteraan umat di Kabupaten Sukabumi.
Dengan penguatan kelembagaan yang berkelanjutan, BAZNAS optimistis pengelolaan zakat, infak, dan sedekah akan semakin efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Kalapanunggal.
Reporter : AGUS YI
Editor : WR



















