KALAPANUNGGALUPDATE.COM | KALAPANUNGGAL, 25 September 2026 — Persiapan peringatan Hari Santri Tahun 2026 tingkat Kecamatan Kalapanunggal mulai dimatangkan. Hal tersebut ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi dan persiapan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Kalapanunggal, Jumat (25/9/2026).
Rapat tersebut menjadi forum koordinasi lintas unsur untuk menyatukan langkah dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri yang akan diperingati pada 22 Oktober 2026.
Kegiatan dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Kalapanunggal yang diwakili Kasi Pemerintahan, Kepala KUA Kecamatan Kalapanunggal, para kepala instansi, Ketua PGRI Kecamatan Kalapanunggal, MTM Kecamatan Kalapanunggal, FKPQ Kecamatan Kalapanunggal, IPNU, IPPNU, serta MUI Kecamatan Kalapanunggal.
Rapat dipimpin oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Kalapanunggal bersama Ketua FKPQ Kecamatan Kalapanunggal, yang juga menjabat sebagai Sekretaris MUI Kecamatan Kalapanunggal.
Dalam rapat tersebut, peserta membahas berbagai persiapan teknis, konsep kegiatan, kepanitiaan, serta alternatif lokasi pelaksanaan. Tahun ini, peringatan Hari Santri mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas.”
Panitia Hari Santri 2026 Ditetapkan
Sebagai bagian dari persiapan, rapat menetapkan susunan kepanitiaan peringatan Hari Santri Tahun 2026 tingkat Kecamatan Kalapanunggal.
Ketua:
U. Syobandi Syamsudin (Unsur MUI Kalapanunggal)
Wakil Ketua:
Ustadz Agus Harimukti (Unsur FPP Kalapanunggal)
Sekretaris:
Agus Yusuf Ibrahim (Unsur FKPQ Kalapanunggal)
Bendahara:
Asmawati (Unsur Pemerintah Kecamatan Kalapanunggal)
Selain pembentukan kepanitiaan, rapat juga membahas rencana lokasi kegiatan.
Beberapa tempat yang menjadi alternatif pelaksanaan di antaranya Lapangan Kalapanunggal, Pondok Pesantren Al Jabhatul Islamiyah, serta Pondok Pesantren Darul Ahkam. Penentuan lokasi akan disesuaikan dengan konsep dan rangkaian acara yang nantinya telah disepakati panitia.
Peringatan Hari Santri tingkat Kecamatan Kalapanunggal diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi antarlembaga, organisasi keagamaan, pesantren, serta berbagai unsur masyarakat.
Melalui tema “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas,” seluruh unsur yang terlibat diharapkan dapat berkolaborasi menghadirkan kegiatan yang mencerminkan semangat santri dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Dengan telah ditetapkannya kepanitiaan, tahapan persiapan selanjutnya akan difokuskan pada pematangan konsep acara, koordinasi antar-seksi, penentuan lokasi, serta kesiapan teknis lainnya hingga pelaksanaan puncak peringatan Hari Santri pada 22 Oktober 2026.
Reporter: AYI
Editor: WR



















