MTM Kalapanunggal Gelar Syahriyah, Maulid Nabi dan Santunan 54 Anak Yatim

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | KALAPANUNGGAL, 19 September 2026 — Majelis Ta’lim Mualimat (MTM) Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, menggelar kegiatan Syahriyah, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus santunan bagi anak yatim, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di GSG Al Mujtaba, Kecamatan Kalapanunggal, tersebut dihadiri perwakilan Kecamatan Kalapanunggal, perwakilan KUA, Ketua MUI Kecamatan Kalapanunggal, pengurus MTM Kecamatan, pengurus MTM desa se-Kecamatan Kalapanunggal, serta para jamaah.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim.

Ketua MTM Kecamatan Kalapanunggal, Hj. Itim Patimah, menegaskan bahwa MTM bukan hanya wadah untuk menjalankan kegiatan keagamaan, tetapi juga merupakan organisasi perjuangan yang membutuhkan kesadaran, keikhlasan, dan kebersamaan seluruh pengurus.

“MTM adalah sebuah organisasi perjuangan. Karena itu, diperlukan kesadaran bersama dalam menggerakkan organisasi ini. Kami juga akan memberikan penghargaan kepada pengurus MTM desa yang aktif dalam melaksanakan berbagai kegiatan,” ungkap Hj. Itim Patimah.

Menurutnya, keberlangsungan dan kekuatan organisasi sangat ditentukan oleh semangat para pengurus di tingkat desa dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat.

Karena itu, ia mendorong seluruh jajaran MTM untuk terus membangun kekompakan, meningkatkan aktivitas organisasi, serta menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Nandi, perwakilan Kecamatan Kalapanunggal, menyampaikan apresiasi terhadap kiprah MTM yang selama ini turut mengambil bagian dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Ia berharap keberadaan MTM dapat terus berkembang dan memberikan kemanfaatan yang semakin luas.

“Keberadaan MTM harus terus memberikan kemanfaatan bagi umat, bangsa, dan negara. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius serta peduli terhadap sesama,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua MUI Kecamatan Kalapanunggal, U. Syobandi Syamsudin. Ia mengapresiasi MTM Kecamatan Kalapanunggal yang dinilai terus eksis dan konsisten dalam melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan.

“Kami mengapresiasi MTM Kecamatan Kalapanunggal yang terus eksis dalam berbagai kegiatan. Mudah-mudahan melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dapat memberikan dampak positif bagi kita semua, terutama dalam meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Suasana kegiatan semakin khidmat dengan lantunan Sholawat Nabi yang dibawakan oleh Santri Putri Al Mujtaba. Para jamaah kemudian mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh kekhusyukan.

Tidak hanya mengedepankan aspek keagamaan, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi kepedulian sosial melalui santunan kepada 54 anak yatim.

Santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian MTM Kecamatan Kalapanunggal sekaligus ikhtiar untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan perhatian kepada anak-anak yatim.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Tablighul Islamiyah yang disampaikan oleh Wakil Ketua MTM Kabupaten Sukabumi, Bunda Difri Marlianti, M.Pd.

Dalam tausiyahnya, pesan-pesan keislaman diharapkan dapat menjadi penguatan spiritual bagi para jamaah sekaligus motivasi untuk mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan keluarga, organisasi, dan masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi agenda rutin keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Melalui kegiatan Syahriyah, Maulid Nabi, dan santunan anak yatim, MTM Kecamatan Kalapanunggal meneguhkan komitmennya untuk terus hadir sebagai bagian dari elemen masyarakat dalam menggerakkan kehidupan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Semangat tersebut diharapkan dapat terus tumbuh di seluruh jajaran MTM, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, sehingga keberadaan organisasi semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Meneladani Rasulullah SAW, menguatkan ukhuwah, mempererat silaturahmi, dan menghadirkan kepedulian untuk sesama.

 

 

Reporter: AYI

Editor: WR

error: Mohon Maaf Tidak Bisa Di Salin ( COPAS ) !!