KALAPANUNGGALUPDATE.COM | Cigoong Pasir, Pulosari Kecamatan Kalapanunggal, – ( 16/2/2026 ). Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, puluhan santri Nuurul Ihsan Cigoong Pasir melaksanakan kegiatan ziarah kubur sebagai bentuk penghormatan dan tadzim kepada para guru dan ulama yang telah berjasa dalam perjuangan dakwah dan pendidikan Islam.
Ziarah dilaksanakan di Kampung Pasir Awi Girang, Desa Palasari Girang, Kecamatan Kalapanunggal, dengan tujuan utama makam almarhum KH. Ujang Sufardi Abdillah dan almarhumah Hj. Kholisatun Sa’diyyah, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Munfardiyyah.
Kegiatan ini bukan sekadar tradisi, melainkan momentum spiritual untuk mengenang perjuangan, pengorbanan, serta ilmu yang telah diajarkan semasa hidup oleh kedua tokoh tersebut. Para santri bersama pembimbing membaca tahlil, doa, dan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan penuh khidmat dan haru.
Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, para santri diajak untuk meneladani akhlak, kesabaran, serta dedikasi almarhum dan almarhumah dalam membina umat. Semangat keilmuan dan perjuangan dakwah yang diwariskan diharapkan terus hidup dalam diri generasi penerus.
Pimpinan rombongan menyampaikan bahwa ziarah ini juga menjadi pengingat akan pentingnya adab kepada guru. “Menjelang Ramadhan, kita membersihkan hati, memperkuat niat, dan memperbarui semangat perjuangan. Salah satunya dengan mendoakan para guru yang telah mendahului kita,” ujarnya.
Masyarakat sekitar turut mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu menanamkan nilai-nilai penghormatan kepada ulama serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Kecamatan Kalapanunggal.
Dengan penuh harap, para santri memohon agar ilmu yang telah diwariskan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi almarhum dan almarhumah, serta membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar pesantren dalam menyambut Ramadhan 1447 H.
Ziarah ini menjadi simbol bahwa hubungan antara guru dan murid tidak terputus oleh waktu, bahkan oleh kematian sekalipun. Sebuah pelajaran tentang hormat, cinta, dan keberlanjutan perjuangan dakwah yang terus menyala dari generasi ke generasi.
( Kreatif : WR )



















