KALAPANUNGGALUPDATE.COM | Kalapanunggal, 29 Oktober 2026 — Panitia Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 tingkat Kecamatan Kalapanunggal berkolaborasi dengan Star Energy Geothermal Salak menggelar kegiatan edukasi energi panas bumi bagi kalangan santri. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HSN 2026 sekaligus upaya meningkatkan pemahaman generasi muda tentang energi terbarukan dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (29/10/2026) di Pondok Pesantren Darul Faizah, Kampung Limus Amis, Desa Kalapanunggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Acara ini dihadiri Camat Kalapanunggal R. Ade Akhsan Bratadireja, jajaran panitia HSN, perwakilan santri Pondok Pesantren Darul Faizah, serta perwakilan siswa SMK Nurul Bayan dan MTs Nurul Bayan.
Ketua Panitia HSN 2026 tingkat Kecamatan Kalapanunggal, U. Syobandi Syamsudin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Star Energy Geothermal Salak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional tahun ini.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Kalapanunggal atas dukungan penuh yang diberikan sehingga pelaksanaan kegiatan HSN 2026 dapat berjalan dengan baik.
Menurutnya, kolaborasi antara panitia, pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan menjadi langkah positif dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat edukatif bagi para santri dan pelajar.
Senada dengan hal tersebut, Camat Kalapanunggal R. Ade Akhsan Bratadireja menilai bahwa energi panas bumi merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.
Ia berharap kegiatan edukasi semacam ini dapat memperluas wawasan para santri dan pelajar mengenai pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam.
Dalam sesi sosialisasi, Aditia Kusumah Wardana memaparkan materi mengenai energi panas bumi secara komprehensif. Materi yang disampaikan meliputi perizinan dan ketentuan yang berlaku, tahapan kegiatan mulai dari proses pengeboran hingga menghasilkan energi listrik, serta komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), termasuk dukungannya terhadap pemberdayaan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Melalui kegiatan ini, para santri dan pelajar diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai proses pemanfaatan energi panas bumi, manfaat energi terbarukan, serta pentingnya keseimbangan antara pembangunan, pemenuhan kebutuhan energi, dan pelestarian lingkungan.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu wujud bahwa peringatan Hari Santri Nasional dapat dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran dan penguatan wawasan kebangsaan, sekaligus mendorong generasi muda agar semakin peduli terhadap perkembangan teknologi, kemandirian energi, dan masa depan lingkungan.
Reporter: AYI
Editor: WR



















