MBG Tetap Jalan Meski Sekolah Libur Panjang: Ini Aturan Pembagian & Mekanismenya

Kalapanunggalupdate.com, Jakarta, 22 Desember 2025, — Di tengah libur panjang sekolah yang berlangsung hingga awal Januari 2026, pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan untuk para pelajar di seluruh Indonesia. Meski kegiatan belajar mengajar berhenti, program yang digulirkan Badan Gizi Nasional (BGN) ini tetap memberikan dukungan nutrisi demi kesehatan dan tumbuh kembang anak.

MBG merupakan program nasional yang digagas Pemerintah Indonesia untuk menjamin setidaknya satu makanan bernutrisi bagi peserta didik setiap hari sekolah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengurangi angka stunting. Program ini diluncurkan serentak sejak 6 Januari 2025 di bawah koordinasi National Nutrition Agency dan terus diperluas pelaksanaannya.

Skema Pembagian Selama Libur Panjang

Dalam masa libur semester ganjil yang berlangsung sejak pertengahan Desember hingga awal Januari, BGN menetapkan aturan pembagian MBG sebagai berikut:

Awal libur (maksimal 4 hari):

anak-anak tetap menerima MBG berupa makanan siap santap seperti telur, buah, susu, abon atau dendeng — sama seperti di hari sekolah.

Hari berikutnya:

mekanisme disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara pihak sekolah dan murid/orangtua. Jika murid bersedia datang ke sekolah untuk mengambil MBG, maka distribusi dilakukan di tempat. Jika tidak memungkinkan hadir, BGN sedang merancang sistem pengantaran (delivery) ke rumah atau pengambilan di unit layanan gizi setempat.

Menu yang disiapkan untuk periode berikutnya cenderung berupa pangan tahan lama atau makanan kemasan yang mudah dibawa pulang, seperti roti, susu kemasan, telur asin, atau buah.

Wakil Kepala BGN menjelaskan pembagian MBG saat libur sangat bergantung pada preferensi murid dan orang tua. “Jika muridnya mau ambil di sekolah, maka kita beri. Kalau tidak, tidak dipaksa,” ujar Nanik Sudaryati Deyang dari BGN.

Kreatif : TIM REDAKSI

SUMBER : Berbagai Sumber