Longsor Terjang Rumah Warga Cipanengah! 6 Jiwa Mengungsi, Kerugian Ditaksir Rp15 Juta

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | BOJONGGENTENG SUKABUMI – ( 4/11/2026 ).  Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu bencana tanah longsor. Kali ini, musibah terjadi di Kampung Cilubang RT 10/RW 01, Desa Cipanengah, Kecamatan Bojonggenteng, Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan sebagian tembok rumah warga mengalami jebol akibat material tanah yang longsor. Situasi ini sontak menimbulkan kekhawatiran, terutama terhadap potensi terjadinya longsor susulan di tengah kondisi cuaca yang masih perlu diwaspadai.

KLIK DI GAMBAR UNTUK MEMESAN !!!

Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi, bencana tersebut berdampak terhadap 2 kepala keluarga (KK) dengan total 6 jiwa, yakni keluarga Bapak Jujun dan Bapak Obay.

Beruntung, tidak ada korban jiwa, korban luka berat maupun luka ringan dalam kejadian tersebut. Keluarga yang terdampak dilaporkan dalam kondisi sehat dan selamat tanpa mengalami cedera fisik.

Namun demikian, demi menghindari risiko bahaya lanjutan, pemilik rumah memilih mengungsi sementara ke rumah saudaranya. Rumah yang terdampak untuk sementara tidak ditempati karena adanya kekhawatiran terhadap kemungkinan longsor susulan.

Petugas Gabungan Turun ke Lokasi

Pasca kejadian, P2BK Bojonggenteng bersama perangkat Desa Cipanengah, Sekmat Bojonggenteng, Puskesmas, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Bareta, relawan gabungan serta masyarakat langsung melakukan koordinasi dan asesmen ke lokasi bencana.

Petugas bersama warga juga melakukan upaya penanganan awal serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi, khususnya di tengah musim penghujan.

Dari sisi kesehatan, pembina Desa Cipanengah turut melakukan asesmen cepat terhadap kondisi kesehatan lingkungan dan skrining awal keluarga terdampak. Edukasi mengenai mitigasi kesehatan serta kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan juga diberikan.

Kerugian Ditaksir Rp15 Juta, Kebutuhan Material Mendesak

BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat estimasi kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp15 juta.

Sementara itu, kebutuhan mendesak yang diperlukan untuk penanganan dan pengamanan lokasi meliputi bronjong, karung, serta material pendukung lainnya.

Hingga laporan disampaikan, belum terdapat kebutuhan obat-obatan maupun logistik medis darurat. Pemantauan kondisi kesehatan warga dan lingkungan akan terus dilakukan secara berkala oleh pembina Desa Cipanengah.

Waspada! Hujan Deras Berpotensi Picu Longsor Susulan

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan lereng, tebing, maupun wilayah rawan pergerakan tanah, untuk tidak mengabaikan tanda-tanda bahaya di sekitar tempat tinggal.

Masyarakat diimbau segera menjauh dari lokasi yang berpotensi mengalami longsor apabila hujan deras berlangsung lama atau ditemukan indikasi pergerakan tanah, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Reporter : Rahmat Hidayat 

Editor : WR

Sumber: Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi, Pemdes Cipanengah dan P2BK Bojonggenteng.

 

KALAPANUNGGAL UPDATE

Jangan Lupa Baca Berita Selanjutnya

Mobil L300 Jurusan Kaladi Kabandungan Terbakar Di Pasar Parungkuda, Tiga Unit Damkar Gabungan Diterjunkan

Baca Sekarang →
error: Mohon Maaf Tidak Bisa Di Salin ( COPAS ) !!