KALAPANUNGGALUPDATE.COM | CIBADAK KABUPATEN SUKABUMI — ( 4/5/2026 ). Harapan untuk memperbaiki nasib berubah menjadi penderitaan. Sejumlah warga asal Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan berkedok janji pekerjaan oleh seorang oknum mandor bangunan. Para korban kini terlantar di perantauan tanpa kepastian kerja, bahkan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Kronologis Kejadian
Peristiwa ini bermula ketika para korban dijanjikan pekerjaan di luar daerah dengan iming-iming uang saku sebesar Rp1,5 juta per orang sebagai biaya keberangkatan. Tawaran tersebut menarik minat warga yang tengah membutuhkan pekerjaan. Tanpa curiga, mereka pun mengikuti ajakan sang mandor untuk berangkat menuju lokasi yang dijanjikan.
Namun setibanya di tujuan, tepatnya di Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, harapan itu pupus. Pekerjaan yang dijanjikan tidak pernah ada. Lebih parah lagi, oknum mandor yang membawa mereka justru menghilang, diduga kabur dengan membawa uang para pekerja.
Kondisi Korban Memprihatinkan
Saat ini, para korban berada di Jalan Vatarenden RT 01, Kelurahan Rangas, dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Mereka terlantar tanpa pekerjaan, tanpa penghasilan, bahkan kesulitan untuk makan. Beberapa di antaranya dilaporkan mulai jatuh sakit akibat kelelahan dan kekurangan asupan.
“Kami datang ke sini berharap bisa bekerja dan menghidupi keluarga. Tapi sekarang kami tidak punya apa-apa, bahkan untuk makan pun susah,” ungkap salah satu korban dengan nada pilu.
Harapan Kepada Pemerintah
Dalam kondisi yang semakin mendesak, para korban memohon perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
“Kepada Kang Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jawa Barat, kami memohon perhatian sareng bantosanana kanggo warga Jawa Barat anu ayeuna kasorang musibah di rantau. Mugia aya jalan pikeun perlindungan, pitulung, sareng solusi anu nyata,” demikian permohonan yang disampaikan para korban.
Mereka berharap adanya fasilitasi pemulangan ke kampung halaman serta perlindungan hukum atas dugaan penipuan yang menimpa mereka.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas. Di sisi lain, aparat penegak hukum diharapkan segera turun tangan untuk mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku yang bertanggung jawab.
Sementara itu, perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah daerah sangat dinantikan, mengingat kondisi para korban yang semakin hari kian memprihatinkan. ( RED )
Sumber : Berbagai Sumber Akun FB


















