KALAPANUNGGALUPDATE.COM, TPA NUURUL IHSAN, Cigoong PR. – ( 24/1/2026 ). Hembusan angin kencang yang kerap terjadi belakangan ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya memohon perlindungan kepada Allah SWT. Dalam ajaran Islam, terdapat doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca ketika angin bertiup kencang, sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar terhindar dari marabahaya.
Doa tersebut diriwayatkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi:
“Allahumma inni as’aluka khairaha wa a’udzu bika min sharriha.”
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan dari angin ini, dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya.”
Doa ini diriwayatkan dalam Hadits Riwayat Ibnu Majah nomor 1228, dan dinilai shahih dalam kitab Shahih Ibnu Majah jilid 2 halaman 305.
Makna doa ini sangat mendalam. Angin, dalam pandangan Islam, bukan semata fenomena alam, melainkan salah satu tanda kekuasaan Allah SWT. Angin bisa menjadi rahmat yang membawa kesejukan dan hujan, namun juga dapat menjadi ujian berupa badai dan bencana.
Oleh karena itu, para ulama menganjurkan umat Islam untuk tidak mencela angin, melainkan memperbanyak doa dan dzikir ketika cuaca ekstrem terjadi. Sikap ini mencerminkan ketawakkalan, sekaligus kesadaran bahwa manusia sangat bergantung pada perlindungan Sang Pencipta.
Di tengah meningkatnya potensi cuaca ekstrem, doa ini menjadi pengingat penting agar masyarakat tidak hanya waspada secara fisik, tetapi juga memperkuat perlindungan spiritual. Membaca doa, menjaga keselamatan keluarga, dan tetap siaga terhadap kondisi lingkungan merupakan langkah bijak yang perlu dilakukan bersama.
Dengan mengamalkan doa ini, umat diharapkan dapat menghadapi setiap hembusan angin kencang dengan hati yang tenang, penuh harap akan rahmat dan perlindungan Allah SWT. ( Kreatif : WR )


















