Bupati Asep Japar Buka Festival Pencak Silat Bupati Cup III, 628 Pesilat Unjuk Kebolehan

Kalapanunggalupdate.com, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, – ( 17/12/2025 ). Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan seni budaya lokal melalui Festival Pencak Silat Bupati Cup III Tahun 2025. Ajang bergengsi ini resmi dibuka langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di GOR Venue Tinju Palabuhanratu, Rabu (17/12/2025), dengan kemeriahan yang menyedot perhatian ratusan pesilat dan pecinta seni bela diri tradisional.

Pembukaan festival berlangsung semarak dengan penampilan seni pencak silat dari berbagai perguruan. Sebanyak 537 atlet kategori pelajar dari 91 paguron pencak silat se-Kabupaten Sukabumi ambil bagian dalam kompetisi yang digelar selama dua hari ini. Festival ini bukan sekadar pertandingan, tetapi juga panggung kebanggaan budaya dan pembinaan generasi muda.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa Festival Pencak Silat Bupati Cup III merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap pelestarian pencak silat sebagai warisan leluhur bangsa.

“Festival ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan mental dan fisik generasi muda, menanamkan sportivitas, disiplin, serta kecintaan terhadap budaya daerah,” ujar Bupati.

Menurutnya, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar di bidang pencak silat, ditandai dengan banyaknya perguruan yang aktif dan berprestasi. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui pembinaan yang terarah dan profesional di bawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

“Dengan organisasi yang kuat, kita berharap lahir atlet-atlet unggulan yang mampu mengharumkan nama Sukabumi di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” tambahnya.

Bupati juga berharap festival ini menjadi ajang silaturahmi antarperguruan, wadah penjaringan bibit unggul pesilat, sekaligus bagian dari persiapan menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Daerah (Porda).

Sementara itu, Ketua IPSI Kabupaten Sukabumi yang juga Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan warisan budaya tak benda yang sarat nilai sejarah, seni, pendidikan, dan persaudaraan.

“Pencak silat telah menjadi ikon prestasi Kabupaten Sukabumi di berbagai ajang kejuaraan. Lebih dari itu, pencak silat berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda dan meminimalisasi kenakalan remaja,” ungkapnya.

Ia menambahkan, IPSI siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pencak silat sebagai cabang olahraga prioritas yang diharapkan masuk dalam Desain Olahraga Daerah (DOD) Kabupaten Sukabumi.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menyebut festival ini sebagai langkah strategis untuk menjaring atlet-atlet muda potensial. Meski jumlah peserta dibatasi karena keterbatasan sarana, antusiasme yang ditunjukkan dinilai sangat tinggi.

“Ke depan, kami berencana menambah kategori pertandingan agar pelaksanaannya semakin meriah,” ujarnya singkat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Sukabumi juga menyerahkan penghargaan kepada atlet pencak silat berprestasi pada ajang BK Porprov Jawa Barat, kejuaraan daerah, dan Popda Jawa Barat. Selain itu, diserahkan pula piala juara umum Kejurda Pencak Silat Piala Gubernur Jawa Barat 2025, serta piala bergilir Bupati Cup III kepada Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sukabumi.

Melalui Festival Pencak Silat Bupati Cup III, Kabupaten Sukabumi kembali menegaskan diri sebagai salah satu pusat pencak silat yang tak hanya berprestasi, tetapi juga konsisten menjaga jati diri budaya bangsa.

Kreatif : WR