Angin Puting Beliung Terjang Karangpandan, Pasar Rusak Parah Dan Aktivitas Lumpuh

KALAPANUNGGALUPDATE.COM, KARANGANYAR, Jawa Tengah, — ( 22/1/2026 ).  Suasana mencekam menyelimuti Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, setelah angin puting beliung tiba-tiba menerjang wilayah tersebut pada Rabu sore, 21 Januari 2026. Bencana cuaca ekstrem ini datang tanpa peringatan panjang dan langsung memporak-porandakan sejumlah kawasan padat aktivitas warga, terutama di sekitar Pasar Karangpandan.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, angin kencang mulai melanda sekitar pukul 16.45 WIB. Dalam hitungan menit, pusaran angin merusak puluhan kios dan lapak pedagang. Atap bangunan beterbangan, material seng berserakan di jalan, sementara beberapa tembok bangunan lama dilaporkan roboh tak mampu menahan terjangan angin.

Kondisi paling parah terlihat di area pasar dan terminal Karangpandan. Gerobak pedagang kaki lima yang biasa berjajar rapi tampak berantakan, sebagian terguling hingga menutup badan jalan. Aktivitas jual beli pun lumpuh total, warga berhamburan menyelamatkan diri saat angin berputar disertai hujan deras.

Tak lama setelah kejadian, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, relawan kebencanaan, TNI, dan Polri langsung diterjunkan ke lokasi. Fokus utama penanganan diarahkan pada evakuasi warga, pengamanan area berbahaya, serta pembersihan material bangunan yang mengancam keselamatan pengguna jalan.

Dalam peristiwa ini, seorang anak dilaporkan mengalami luka akibat pecahan kaca dan telah mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Sementara itu, tidak ada laporan korban jiwa. Petugas memastikan kondisi di lapangan saat ini relatif terkendali, meski kewaspadaan tetap ditingkatkan.

Hingga Rabu malam, proses pendataan kerusakan masih terus berlangsung. Petugas tetap bersiaga mengingat hujan deras masih mengguyur wilayah Karangpandan dan dikhawatirkan dapat memicu kejadian susulan. Warga setempat mengungkapkan angin datang secara mendadak dan hanya berlangsung beberapa menit, namun meninggalkan dampak yang cukup luas terhadap bangunan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Seiring kejadian ini, masyarakat di wilayah Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Saat ini, kondisi atmosfer terpantau sangat dinamis karena berada pada puncak fase Angin Monsun Utara yang diperkuat oleh keberadaan bibit siklon di selatan Nusa Tenggara. Fenomena tersebut berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, hingga gelombang tinggi di berbagai wilayah.

Masyarakat diharapkan tetap waspada, memantau informasi cuaca resmi, dan segera menghindari area berisiko saat cuaca memburuk.

Tetap waspada.

TAG : @infogempadunia

#info #bencana #cuacaekstrem #anginputingbeliung #karanganyar #jawatengah