KALAPANUNGGALUPDATE.COM | DESA CILEUNGSING, SUKABUMI — ( 19/8/2026 ). Semangat meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mengembangkan potensi generasi muda terus ditunjukkan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 1 Desa Cileungsing, STKIP Bina Mutiara Sukabumi.

Melalui program pengabdian kepada masyarakat, para mahasiswa menghadirkan sejumlah kegiatan edukatif dan pengembangan bakat bagi anak-anak di Desa Cileungsing dan sekitarnya. Program tersebut meliputi les Bahasa Inggris, membaca-menulis-berhitung (calistung), hingga kegiatan ekstrakurikuler bola voli.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi bagian dari agenda KKM, tetapi dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membantu anak-anak mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, kepercayaan diri, serta keterampilan olahraga.
Belajar Bahasa Inggris dengan Cara Menyenangkan
Salah satu kegiatan yang mendapat antusiasme anak-anak adalah les Bahasa Inggris yang dilaksanakan setiap hari Sabtu.
Program tersebut diinisiasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, di antaranya Rica Rismawati, Reni Fitriani, dan Alufi Hanasa.
Pembelajaran dikemas secara interaktif dan disesuaikan dengan kemampuan peserta. Anak-anak tidak hanya diperkenalkan pada kosakata Bahasa Inggris, tetapi juga diajak berani berkomunikasi dan mengenal Bahasa Inggris melalui suasana belajar yang santai dan menyenangkan.
Mahasiswa berharap metode tersebut dapat mengubah pandangan anak bahwa belajar Bahasa Inggris bukan sesuatu yang sulit maupun membosankan.
“Kami ingin anak-anak tidak merasa bahwa belajar Bahasa Inggris itu sulit atau membosankan. Karena itu, kami mencoba membuat pembelajaran lebih santai dan menyenangkan agar mereka bisa belajar sekaligus menikmati prosesnya,” ujar Rica Rismawati, salah satu mahasiswa pengajar.
Menariknya, mahasiswa KKM juga memiliki komitmen untuk mempertahankan kegiatan tersebut agar tidak berhenti setelah masa pengabdian berakhir.
“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berjalan meskipun KKM sudah selesai. Selama masih ada kesempatan dan dukungan, kami ingin tetap melanjutkan les Bahasa Inggris ini agar anak-anak tetap memiliki ruang untuk belajar dan mengembangkan kemampuan mereka,” tambahnya.
Perkuat Kemampuan Calistung
Selain Bahasa Inggris, mahasiswa KKM 1 Desa Cileungsing turut memberikan perhatian terhadap kemampuan dasar literasi dan numerasi anak melalui program calistung.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN Cikakak dan SDN Gunung Sari, dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), di antaranya Pa Epul bersama mahasiswa lainnya.
Program calistung difokuskan pada penguatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung sebagai fondasi penting dalam proses pendidikan.
Pendampingan dilakukan secara langsung dengan suasana yang lebih interaktif. Anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berlatih melalui pendekatan yang lebih dekat dan menyenangkan.
Program ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap penguatan kemampuan dasar peserta didik yang sangat penting untuk menunjang proses belajar mereka di jenjang pendidikan berikutnya.
Salurkan Minat dan Bakat Lewat Bola Voli
Tak hanya berfokus pada akademik, mahasiswa KKM juga membuka ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler bola voli.
Kegiatan olahraga tersebut dibimbing mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), di antaranya Yudisa bersama mahasiswa lainnya.
Dalam latihan, anak-anak tidak hanya diajarkan teknik dasar permainan bola voli. Mereka juga dilatih untuk membangun kerja sama tim, kedisiplinan, keberanian, konsentrasi, dan sportivitas.
Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka mengikuti arahan dan latihan yang diberikan. Lapangan sederhana pun menjadi ruang bagi anak-anak untuk bergerak aktif sekaligus belajar bekerja sama dengan teman sebaya.
Pendidikan, Literasi, dan Olahraga Berjalan Bersama
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pengabdian mahasiswa KKM 1 Desa Cileungsing dilakukan melalui berbagai pendekatan.
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris mengambil peran dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris, mahasiswa PGSD berkontribusi melalui program calistung, sementara mahasiswa PJKR mendorong pengembangan potensi anak melalui olahraga.
Kolaborasi lintas program studi ini menjadi kekuatan dalam menghadirkan kegiatan yang lebih beragam dan menyentuh berbagai kebutuhan anak.
Lebih dari sekadar menjalankan program KKM, para mahasiswa berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kebiasaan belajar yang aktif, rasa percaya diri, serta keberanian anak untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki.
Komitmen untuk mempertahankan les Bahasa Inggris setelah masa KKM berakhir juga menjadi langkah positif agar manfaat program dapat terus dirasakan masyarakat.
Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat akhirnya bukan hanya tentang menyelesaikan sebuah program pengabdian, tetapi juga menghadirkan ruang belajar, bermain, dan berkembang bagi generasi muda.
Dari kegiatan sederhana di lingkungan desa, tumbuh sebuah harapan besar: anak-anak Cileungsing memiliki kesempatan yang semakin luas untuk belajar, berprestasi, dan mengembangkan bakat mereka sejak dini.
Kontributor: Shandi
Editor: WR



















