KALAPANUNGGALUPDATE.COM | MUI KABUPATEN SUKABUMI, – ( 21/7/2026 ). Musyawarah Daerah (MUSDA) XII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi resmi dibuka pada Selasa (21/7/2026) di Hotel Augusta Sukabumi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Forum permusyawaratan tertinggi MUI tingkat kabupaten ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran ulama sebagai pengayom umat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah.
Mengusung tema “Istiqomah dalam Dakwah dan Khadimul Ummah Menuju Kabupaten Sukabumi Mubarokah”, kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 21–22 Juli 2026, tidak hanya menjadi ajang evaluasi kepengurusan periode 2021–2026, tetapi juga merumuskan arah kebijakan organisasi lima tahun mendatang serta memilih kepengurusan MUI Kabupaten Sukabumi masa khidmat 2026–2031.
Pembukaan MUSDA XII berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua MUI Provinsi Jawa Barat KH. Dr. Aang Abdullah Zein, M.Pd., Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, SE, unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi, Kapolres Sukabumi Kota, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, para pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Sukabumi, jajaran pengurus MUI Kabupaten Sukabumi, Ketua dan Sekretaris MUI Kecamatan se-Kabupaten Sukabumi, serta tamu undangan lainnya.
Kehadiran para ulama, umara, dan berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi dalam menjaga kehidupan keagamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta mendukung pembangunan daerah yang religius dan berkeadaban.
Ketua Panitia Pelaksana MUSDA XII MUI Kabupaten Sukabumi, Dr. Uka Anwarudin, menjelaskan bahwa penyelenggaraan MUSDA merupakan amanat organisasi yang harus dilaksanakan secara demokratis, tertib, transparan, dan penuh tanggung jawab.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus, serta semua pihak yang telah berkontribusi sehingga rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah bekerja sama dan berkontribusi demi suksesnya penyelenggaraan MUSDA XII MUI Kabupaten Sukabumi. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi umat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Sukabumi, KH. E. Fatahillah Nadiri, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya MUSDA XII sekaligus menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran pengurus MUI Kabupaten Sukabumi dan MUI Kecamatan yang telah mengabdikan diri selama masa khidmat 2021–2026.
Ia berharap forum ini mampu melahirkan kepengurusan baru yang amanah, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat dalam menjalankan fungsi MUI sebagai pembimbing umat, penjaga akidah, perekat persatuan umat Islam, sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.
Dalam sambutannya sebelum membuka MUSDA secara resmi, Ketua MUI Provinsi Jawa Barat KH. Dr. Aang Abdullah Zein, M.Pd. menegaskan bahwa khidmah di MUI merupakan bentuk pengabdian dalam menjaga agama Allah SWT.
Menurutnya, ulama merupakan tulang punggung umat yang memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing masyarakat sekaligus menjaga persatuan umat Islam.
“Khidmah MUI adalah menjaga agama Allah. Ulama merupakan tulang punggungnya, sehingga harus terus memperkuat persatuan dengan menumbuhkan rasa cinta, kebersamaan, dan semangat melayani umat,” tegasnya.
Di sisi lain, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, SE menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MUSDA XII MUI Kabupaten Sukabumi. Ia berharap forum ini mampu menghasilkan kepemimpinan yang visioner serta rekomendasi strategis yang memberikan manfaat nyata bagi umat dan pembangunan Kabupaten Sukabumi.
“Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap MUI terus menjadi mitra strategis dalam membina kehidupan keagamaan, memperkuat persatuan umat, serta bersama-sama mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah. Semoga seluruh rangkaian MUSDA berjalan dengan lancar, demokratis, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi maupun masyarakat,” ungkapnya.
Melalui MUSDA XII ini, diharapkan lahir kepengurusan baru yang mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi dengan semangat istiqomah dalam berdakwah, memperkuat peran khadimul ummah (pelayan umat) dan shadiqul hukumah (mitra strategis pemerintah), sehingga MUI Kabupaten Sukabumi semakin adaptif menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Forum ini juga diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai gagasan dan rekomendasi strategis yang mampu memperkuat peran ulama dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, maju, dan berdaya saing, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah.
Reporter : AGUS YI
Editor: WR



















