Viral Sewa Duduk Rp25 Ribu, Ketua Paguyuban Pedagang Citepus Minta Maaf Dan Berjanji Berbenah

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | CITEPUS PALABUHAN RATU SUKABUMI – ( 6/7/2026 ). Menyusul viralnya pemberitaan mengenai keluhan seorang wisatawan asal Cianjur yang mengaku diminta membayar biaya duduk sebesar Rp25 ribu saat berkunjung ke kawasan wisata Pantai Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Ketua Paguyuban Pedagang Citepus bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat.

Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Paguyuban Pedagang Citepus didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, sebagai bentuk tanggung jawab atas kegaduhan yang sempat menjadi perhatian publik di media sosial.

Dalam pernyataannya, Ketua Paguyuban Pedagang Citepus menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada wisatawan yang merasa tidak nyaman atas adanya pungutan biaya tempat duduk yang sempat dikeluhkan.

“Kami, mewakili Paguyuban Pedagang Citepus Palabuhanratu, memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pengunjung atas ketidaknyamanan yang terjadi terkait adanya biaya sewa tempat duduk sebesar Rp25 ribu. Kami juga memohon maaf atas kegaduhan yang telah ditimbulkan sehingga menjadi perhatian masyarakat luas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bersama agar pelayanan kepada wisatawan semakin baik ke depannya.

“Kami akan terus berbenah, melakukan pembinaan kepada para pedagang, memperbaiki segala kekurangan yang ada, serta berkomitmen memberikan pelayanan yang lebih ramah, transparan, dan nyaman bagi seluruh wisatawan yang datang ke Pantai Citepus maupun kawasan wisata Palabuhanratu.”

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyatakan bahwa pemerintah daerah segera melakukan langkah pembinaan dan koordinasi bersama para pedagang agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Menurutnya, sektor pariwisata merupakan wajah Kabupaten Sukabumi sehingga kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas utama.

Pihak Dinas Pariwisata juga mengajak seluruh pelaku usaha wisata, pedagang, serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga citra positif destinasi wisata Palabuhanratu yang selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata andalan Jawa Barat.

Sebelumnya, sebuah video viral memperlihatkan seorang wisatawan asal Cianjur mengeluhkan adanya biaya duduk di area pedagang meski telah membeli makanan dan minuman. Video tersebut memicu beragam tanggapan dari warganet, mulai dari kritik terhadap adanya pungutan tambahan hingga dukungan kepada pedagang yang dianggap menyediakan fasilitas tempat duduk.

Melalui klarifikasi dan permintaan maaf resmi ini, diharapkan persoalan tersebut dapat menjadi pelajaran bersama sehingga pelayanan wisata di kawasan Citepus semakin profesional, transparan, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh pengunjung.

“Sekali lagi kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan wisatawan. Masukan dari masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki pelayanan demi kemajuan pariwisata Kabupaten Sukabumi,” tutup Ketua Paguyuban Pedagang Citepus.

 

Kreatif : WR

Sumber : Dinas Pariwisata Sukabumi

error: Mohon Maaf Tidak Bisa Di Salin ( COPAS ) !!