Kalapanunggalupdate.com | NAGRAK SUKABUMI – ( 6/7/2026 ). Aksi pencurian kembali meresahkan warga Kecamatan Nagrak. Kali ini, pelaku membobol Kantor Urusan Agama (KUA) Nagrak dan menggondol sejumlah barang inventaris kantor serta barang milik pegawai.
Peristiwa tersebut baru diketahui pada Senin pagi (6/7/2026) saat para pegawai datang untuk memulai aktivitas kerja. Mereka mendapati kantor dalam kondisi telah dibobol dan sejumlah barang berharga hilang.
Sedikitnya satu unit laptop, tiga unit printer, beberapa pasang sepatu, helm milik pegawai, tabung gas dapur kantor, serta sejumlah barang lainnya dilaporkan raib. Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala KUA Nagrak, HA US Ruhiyat, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pihak kantor masih melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian.
“Masih kita kalkulasi. Namun yang pasti printer khusus yang biasa digunakan untuk mencetak buku nikah turut hilang juga,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang. Dugaan itu muncul mengingat banyaknya barang yang berhasil dibawa kabur dari kantor yang beralamat di Jalan Masjid At-Taqwa, RT 03/RW 02, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.
Pelaku diduga masuk melalui pintu belakang kantor yang diketahui sudah dalam kondisi tidak terkunci.
“Mereka masuk lewat pintu belakang kantor. Ketahuan sudah dalam keadaan tidak terkunci,” sambungnya.
Meski demikian, pihak KUA memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Saat ini, pengadaan kembali printer khusus pencetak buku nikah sedang diproses agar pelayanan administrasi tidak terganggu.
“Printer pencetak buku nikah sedang kita ajukan lagi. Ini sangat penting untuk kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Kepala KUA juga memastikan bahwa dokumen penting dan blangko buku nikah dalam kondisi aman sehingga tidak ikut hilang dalam aksi pencurian tersebut.
“Untuk dokumen dan blangko buku nikah insya Allah aman. Mohon bantuannya juga bagi baraya yang memiliki informasi terkait peristiwa ini agar dapat menghubungi kami,” pungkasnya.
Peristiwa ini menambah daftar kasus pembobolan yang belakangan kembali marak terjadi di wilayah Kecamatan Nagrak. Sejumlah warung, kios, sekolah hingga kantor disebut menjadi sasaran pelaku yang mengincar barang-barang berharga seperti komputer, laptop, printer, rokok hingga tabung gas.
Rangkaian aksi kriminal tersebut pun memicu keresahan di tengah masyarakat. Warga berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap pelaku agar situasi keamanan kembali kondusif dan aksi serupa tidak terus berulang.
Kreatif : WR
Foto: Dok. KUA Nagrak



















