KALAPANUNGGALUPDATE.COM | RSUD PALABUHANRATU – ( 12/5/2026 ). Bupati Sukabumi, Asep Jafar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke area parkir RSUD Palabuhanratu beberapa waktu lalu setelah ramai keluhan masyarakat terkait dugaan mahalnya tarif parkir resmi di lingkungan rumah sakit tersebut. Sidak itu sekaligus menyoroti maraknya parkir ilegal yang menjamur di sekitar area RSUD.

Dalam sidaknya, Bupati menemukan banyak kendaraan roda dua milik pengunjung dan keluarga pasien justru memilih parkir di luar area resmi rumah sakit. Kondisi tersebut diduga dipicu tarif parkir resmi yang dianggap memberatkan masyarakat.
Beberapa pengguna kendaraan roda dua mengaku terpaksa memarkirkan kendaraannya di lokasi tidak resmi demi menghemat biaya. Menurut mereka, biaya parkir yang harus dikeluarkan saat menjaga keluarga yang dirawat cukup membebani, apalagi jika harus keluar masuk rumah sakit dalam waktu lama.
“Kalau sehari bisa beberapa kali keluar masuk, biaya parkir terasa berat. Akhirnya banyak yang memilih parkir di luar,” ujar salah seorang pengunjung rumah sakit.
Fenomena itu pun menjadi perhatian serius Bupati Sukabumi. Dalam dialog dengan pengelola parkir dan sejumlah pihak di lokasi, Asep Jafar meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem parkir di RSUD Palabuhanratu agar tidak memicu parkir liar yang berpotensi menimbulkan kesemrawutan dan kebocoran pendapatan daerah.
Sementara itu, pihak pengelola parkir RSUD berdalih bahwa tarif yang diberlakukan saat ini disebut telah mengikuti standar dan ketentuan yang berlaku. Mereka juga mengaku sistem parkir yang diterapkan sudah melalui mekanisme resmi.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama, termasuk dalam hal kenyamanan dan keterjangkauan tarif parkir di fasilitas kesehatan.
“Kalau memang di lapangan masih banyak keluhan masyarakat dan tidak segera diperbaiki, tentu akan kita evaluasi,” tegas Asep Jafar saat sidak berlangsung.
Sidak tersebut langsung menyita perhatian warga dan ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah konkret agar persoalan parkir di RSUD Palabuhanratu tidak terus menjadi keluhan publik.
Warga juga meminta adanya solusi yang berpihak kepada keluarga pasien, terutama bagi masyarakat kecil yang harus bolak-balik menjaga anggota keluarganya di rumah sakit. ( RED )


















