Diguyur Hujan Deras Dua Hari, Bangunan Ponpes Gustanularipin Surade Roboh Total

KALAPANUNGGALUPDATE.COM, KABUPATEN SUKABUMI. — ( 12/1/2026 ).  Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi selama dua hari terakhir kembali memicu musibah. Selain longsor dan banjir yang terjadi di sejumlah titik, satu unit bangunan Pondok Pesantren Gustanularipin di Kampung Naringgul, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, dilaporkan roboh total pada Minggu pagi, 11 Januari 2026.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, saat hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur kawasan tersebut. Bangunan pesantren yang selama ini digunakan sebagai MD tempat kegiatan ibu-ibu pengajian itu tak mampu lagi menahan beban, hingga akhirnya ambruk dan menyisakan puing-puing kayu serta genteng yang berserakan.

Menurut keterangan P2BK Surade, Abay, robohnya bangunan pesantren disebabkan oleh kondisi bangunan yang sudah lapuk termakan usia, ditambah hujan deras yang turun sejak malam hari.

“Telah terjadi satu unit bangunan pesantren roboh total dikarenakan hujan yang cukup besar dari semalaman. Bangunan tersebut diperkirakan sudah lapuk karena usia,” ujar Abay saat dikonfirmasi.

Sementara itu, kesaksian warga setempat menambah suasana dramatis kejadian tersebut. Salah seorang saksi bernama Dede mengungkapkan bahwa sebelum bangunan ambruk, terdengar suara retakan keras yang sangat menggetarkan.

“Sekitar pukul 09.00 WIB terdengar suara retakan yang sangat dahsyat dari bangunan MD. Saya mendekat dan ternyata bangunan tersebut sudah roboh total,” ungkapnya.

Dede pun langsung menghubungi pihak pengelola Pondok Pesantren Gustanularipin untuk melaporkan kejadian tersebut. Warga sekitar bersama pengurus pesantren tampak bahu-membahu mengevakuasi sisa material bangunan di tengah kondisi cuaca yang masih mendung.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar, mengingat bangunan tersebut merupakan salah satu fasilitas penting bagi kegiatan keagamaan masyarakat.

Pihak terkait saat ini masih melakukan pendataan dan koordinasi guna menentukan langkah penanganan lebih lanjut. Warga pun diimbau tetap waspada, mengingat curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi dan dapat memicu bencana susulan di wilayah Sukabumi. ( Kreatif : RED )

Berbagai Sumber