Kabel PJU Menggantung Hampir Dua Bulan, Warga Desa Berekah Hidup Dalam Bayang-Bayang Bahaya

KALAPANUNGGALUPDATE.COM, BOJONG GENTENG, — ( 9/1/2026 ). Kekhawatiran dan rasa waswas kini menghantui warga RT 07/02 Desa Berekah, Kecamatan Bojong Genteng. Pasalnya, kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) yang seharusnya menjadi sumber penerangan dan rasa aman, justru berubah menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga.

Sudah hampir dua bulan lebih, kabel PJU tersebut tampak turun dan menjuntai ke bawah, berada di area yang mudah dijangkau masyarakat. Kondisi ini membuat warga resah, terlebih saat hujan turun dan jalan dalam keadaan basah. Warga khawatir masih ada aliran listrik aktif yang sewaktu-waktu dapat menyengat siapa saja yang melintas.

“Kami takut sekali, apalagi kalau anak-anak lewat. Kalau sampai ada aliran setrum dan menelan korban, siapa yang bertanggung jawab?” ujar salah satu warga dengan nada cemas.

Ironisnya, hingga kini belum ada tindakan perbaikan, meski kondisi tersebut sudah berlangsung lama dan diketahui banyak pihak. Warga menilai, keberadaan PJU yang rusak dan terbengkalai ini menjadi bukti pemborosan anggaran pemerintah, karena fasilitas yang dibangun dari uang negara justru tidak bisa dinikmati masyarakat secara aman.

Menurut pantauan langsung reporter Kalapanunggal Update di lokasi, kabel terlihat jelas menjuntai di dekat bangunan dan jalur aktivitas warga. Situasi ini dinilai sangat berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan fatal apabila dibiarkan berlarut-larut.

Warga berharap, pemerintah desa, dinas terkait, maupun pihak berwenang segera turun tangan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Jangan tunggu ada korban dulu baru bergerak. Tolong perhatikan keselamatan kami,” pinta warga lainnya.

Kini, masyarakat hanya bisa berharap ada gerak cepat dan kepedulian nyata, agar fasilitas publik benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya—bukan menjadi ancaman di tengah pemukiman.

( RED )

Kalapanunggal Update — Dari Desa, Untuk Dunia