KALAPANUNGGALUPDATE.COM, Bojong Genteng, — ( 29/12/2025 ). Kondisi kabel jaringan telepon dan WiFi yang menjuntai serta melintang di badan jalan di wilayah Pamatutan, Kecamatan Bojonggenteng, menuai keluhan serius dari warga. Pasalnya, kabel tersebut diduga tidak kunjung diperbaiki selama lebih dari empat bulan, sehingga dinilai membahayakan dan mengganggu pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kabel jaringan tampak rendah bahkan menyentuh tanah dan melintasi jalur lalu lintas. Situasi ini berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua dan pejalan kaki. Risiko semakin meningkat saat hujan turun, karena kabel sulit terlihat dan kondisi jalan menjadi licin.
Keresahan warga pun memuncak dan ramai diperbincangkan di dunia maya. Kondisi tersebut kini viral di media sosial Facebook, setelah sejumlah warga mengunggah foto dan keluhan terkait kabel jaringan yang dibiarkan terbengkalai. Unggahan tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet yang ikut menyayangkan lambannya penanganan.
Salah seorang warga menyampaikan kekesalannya dengan nada tegas.
“Coba atuh ka nu boga usaha WiFi atawa telepon, tong ngarah duitna doang. Eta kabel geus aya kira-kira opat bulan teu diomekeun, jelas ngaganggu jalan jeung lalu lintas,” ujarnya.
Menurut warga, keberadaan kabel tersebut tidak hanya mengancam keselamatan, tetapi juga mencerminkan kurangnya tanggung jawab pihak penyedia layanan jaringan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Mereka menilai, keuntungan usaha seharusnya diimbangi dengan kepedulian terhadap keselamatan publik.
Melalui pemberitaan ini, warga Pamatutan Bojonggenteng berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait, baik penyedia layanan jaringan maupun instansi berwenang, agar segera melakukan penataan dan perbaikan. Warga juga berharap viralnya informasi ini di media sosial dapat mempercepat respons dan tindakan nyata di lapangan.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyedia jaringan telepon dan WiFi terkait rencana perbaikan kabel yang dikeluhkan warga.
Kreatif : TIM REDAKSI


















