Siaga Bencana! Forkopimcam Tinjau Lokasi Longsor Di Cigoong Pulosari

Kalapanunggalupdate.com, Desa Pulosari, Kalapanunggal, – ( 4/12/2025 ). Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Pulosari pada Rabu sore sekitar pukul 14.00 WIB tak hanya mengakibatkan pemadaman listrik di 22 rumah warga RT 14, namun juga memicu terjadinya longsor di wilayah RT 34. Material tanah dari tebing yang tak mampu menahan debit air hujan merosot hingga menimpa sebagian area permukiman warga di bawahnya. Masyarakat yang panik segera berhamburan keluar rumah untuk memastikan kondisi keluarga dan lingkungan mereka.

Forkompincam Kecamatan Kalapanunggal

Berdasarkan pantauan di lokasi, jajaran Forkopimcam Kecamatan Kalapanunggal bersama unsur TNI, Polri, dan Satpol PP terlihat turun langsung meninjau keadaan pasca longsor. Dalam foto tampak petugas dengan seragam lengkap menelusuri tepian longsor, memeriksa struktur bangunan warga yang sebagian atapnya tertutup tanah dan genteng mulai bergeser. Sejumlah rumah terlihat berada tepat di bawah tebing, sehingga rawan terjadinya longsor susulan jika cuaca buruk kembali terjadi.

Di sisi lain, warga dibantu aparat dan relawan bahu-membahu membersihkan reruntuhan tanah dan bebatuan. Terlihat beberapa di antaranya menggunakan cangkul dan alat seadanya untuk menyingkirkan material longsor, sementara sebagian lainnya memperkuat tanggul darurat yang dilapisi terpal biru agar tidak terjadi longsor lanjutan. Kondisi medan yang licin akibat hujan membuat proses evakuasi material berjalan cukup sulit, namun kerja sama antara aparat dan warga membuat penanganan dapat segera dilakukan.

Pihak kecamatan mengimbau masyarakat sekitar agar tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat lereng. Monitoring kondisi tebing dan cuaca kini menjadi fokus utama tim lapangan.

“Kami akan terus siaga dan meminta warga untuk segera melapor jika terdapat pergerakan tanah atau tanda-tanda longsor,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Situasi saat ini berangsur kondusif, namun ancaman bencana susulan masih perlu diantisipasi. Warga berharap penanganan lanjutan dari pihak terkait dapat dilakukan, termasuk upaya penguatan tebing serta normalisasi aliran air guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Semangat gotong royong masyarakat menjadi tumpuan harapan agar wilayah terdampak segera pulih dan aktivitas warga kembali normal.

Reporter : WR