IPNU-IPPNU Kalapanunggal Teguhkan Semangat Siap Mengabdi, Pelajar NU Hadir untuk Umat dan Negeri

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | KALAPANUNGGAL, 30 Oktober 2026 — Semangat siap mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat ditunjukkan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kalapanunggal melalui keterlibatan aktif dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.

Bagi IPNU dan IPPNU, momentum Hari Santri Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan ruang pengabdian untuk menumbuhkan kepedulian, memperkuat solidaritas, serta membuktikan bahwa pelajar Nahdlatul Ulama siap hadir dan mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat.

Di bawah kepemimpinan Ketua PAC IPNU Kalapanunggal, Ilham Maulana, bersama Ketua PAC IPPNU Kalapanunggal, Priska Agustina, para kader berkolaborasi mendukung pelaksanaan kegiatan HSN 2026. Keterlibatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen pelajar NU untuk tidak hanya belajar berorganisasi, tetapi juga berani turun tangan, bekerja bersama, dan mengabdikan diri bagi kepentingan umat.

Ketua PAC IPNU Kecamatan Kalapanunggal, Ilham Maulana, menyampaikan bahwa kesempatan berpartisipasi dalam peringatan Hari Santri Nasional merupakan kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja nyata dan semangat pengabdian.

“Menurut saya, ini adalah kesempatan yang sangat baik dan harus kita manfaatkan ketika diberikan ruang serta kepercayaan untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan Hari Santri Nasional. Ini bukan sekadar tentang hadir dan membantu menyukseskan acara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran, pengabdian, dan pembentukan karakter bagi seluruh kader. Kita belajar untuk bertanggung jawab, bekerja sama, serta membuktikan bahwa pelajar Nahdlatul Ulama siap berkontribusi nyata di tengah masyarakat,” ungkap Ilham.

Ia menegaskan bahwa organisasi pelajar bukan hanya tempat untuk belajar kepemimpinan dan mengembangkan potensi diri, melainkan juga wadah untuk menempa kepekaan sosial, membangun jiwa sukarela, dan mempersiapkan kader agar siap mengabdi kapan pun dibutuhkan.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai khidmah yang menempatkan pengabdian sebagai bagian penting dari perjuangan. Kader IPNU dan IPPNU diharapkan tidak berhenti pada slogan dan seremonial, tetapi mampu menerjemahkan nilai-nilai organisasi ke dalam tindakan nyata, mulai dari membantu kegiatan sosial dan keagamaan hingga berperan aktif dalam membangun lingkungan yang lebih baik.

Kolaborasi IPNU dan IPPNU bersama jajaran instansi Kecamatan Kalapanunggal serta unsur keagamaan yang dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kalapanunggal juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan lintas organisasi dalam menyukseskan kegiatan Hari Santri Nasional 2026.

Melalui keterlibatan ini, PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Kalapanunggal ingin menegaskan bahwa pelajar NU adalah generasi yang siap belajar, siap bergerak, dan siap mengabdi. Pengabdian tidak harus menunggu menjadi besar, memiliki jabatan, atau memperoleh penghargaan. Pengabdian dimulai dari kesediaan untuk hadir, membantu, bekerja sama, dan memberikan manfaat sesuai kemampuan.

Semangat Hari Santri Nasional diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh kader untuk terus menjaga tradisi keilmuan pesantren, merawat nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta meneruskan perjuangan para ulama melalui pendidikan, keteladanan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Karena menjadi pelajar NU bukan hanya tentang siapa kita dan apa yang kita ketahui, tetapi tentang seberapa besar kemauan kita untuk hadir, bergerak, dan bermanfaat bagi sesama.

 

Reporter: AYI

Editor: WR

Baca Berita Selanjutnya

Trichoderma BPP Kalapanunggal Lolos Uji, Kualitas Tinggi Siap Dongkrak Produktivitas Petani!

Baca Sekarang →
error: Mohon Maaf Tidak Bisa Di Salin ( COPAS ) !!