MUSDA XIV KNPI Bukittinggi Tetapkan Taufiqurrahman, Siap Jadikan KNPI Rumah Bersama Pemuda

KALAPANUNGGAL UPDATE | BUKITTINGGI, 28 September 2026 — Musyawarah Daerah (MUSDA) XIV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bukittinggi resmi menetapkan Taufiqurrahman sebagai Ketua DPD KNPI Kota Bukittinggi terpilih periode 2026–2029.

Penetapan tersebut berlangsung dalam MUSDA XIV yang digelar di Gedung DEKOPIN Kota Bukittinggi, Sabtu (26/9/2026). Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam regenerasi kepemimpinan sekaligus konsolidasi organisasi kepemudaan di Kota Bukittinggi.

Terpilihnya Taufiqurrahman membawa semangat baru untuk memperkuat KNPI sebagai wadah bersama berbagai organisasi kepemudaan. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun KNPI yang terbuka, kolaboratif, serta mampu mengakomodasi berbagai potensi generasi muda.

“KNPI harus menjadi rumah bersama bagi pemuda Bukittinggi. Kita tidak ingin berjalan sendiri-sendiri, tetapi membangun sinergi dan kolaborasi dengan seluruh organisasi kepemudaan, pemerintah daerah, dunia pendidikan, pelaku usaha dan berbagai elemen masyarakat,” ujar Taufiqurrahman.

Ia menilai perbedaan latar belakang organisasi tidak semestinya menjadi penghalang bagi pemuda untuk bergerak bersama. Sebaliknya, keberagaman organisasi dapat menjadi kekuatan apabila disatukan melalui komunikasi dan kolaborasi.

“Mari kita kolaborasikan energi, gagasan dan potensi pemuda. Tidak penting dari organisasi mana kita berasal, yang terpenting adalah apa yang bisa kita lakukan bersama untuk pemuda dan untuk Kota Bukittinggi,” katanya.

Komitmen tersebut sejalan dengan pesan Sekretaris DPD KNPI Sumatera Barat, Muhammad Nazif, yang menekankan pentingnya peran KNPI sebagai wadah gerakan dan rumah bersama bagi seluruh pemuda.

“KNPI adalah wadah gerakan pemuda. Karena itu, KNPI harus mampu mengayomi seluruh organisasi kepemudaan dan menjadi rumah bersama bagi pemuda. Jangan sampai perbedaan latar belakang organisasi menjadi sekat, tetapi bagaimana seluruh potensi pemuda dapat bersinergi dan bergerak bersama,” ujar Muhammad Nazif.

Menurut Nazif, KNPI perlu membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen kepemudaan agar keberadaan organisasi benar-benar memberikan manfaat bagi pemuda dan masyarakat.

Sementara itu, Taufiqurrahman menyebut sejumlah bidang dapat menjadi ruang kolaborasi pemuda ke depan, di antaranya pendidikan, kewirausahaan, ekonomi kreatif, teknologi, olahraga, sosial kemasyarakatan, serta pengembangan kapasitas generasi muda.

“Kita membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh pemuda Bukittinggi untuk berkolaborasi. KNPI harus hadir sebagai penghubung, pengayom dan penggerak agar potensi besar pemuda dapat menjadi kekuatan positif bagi kota,” tegasnya.

Dengan kepemimpinan baru periode 2026–2029, KNPI Kota Bukittinggi diharapkan dapat memperkuat komunikasi antarlembaga kepemudaan sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam berbagai agenda pembangunan daerah.

“Mari kita bergerak bersama. Pemuda Bukittinggi jangan hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus tampil sebagai bagian dari kekuatan yang ikut merancang dan menggerakkan pembangunan kota,” pungkas Taufiqurrahman.

 

Reporter: AYI
Editor: WR

error: Mohon Maaf Tidak Bisa Di Salin ( COPAS ) !!