KALAPANUNGGALUPDATE.COM |CING NCA – CISASAH KALAPANUNGGAL SUKABUMI — ( 28/9/2026 ). Kepedulian terhadap akses jalan kembali ditunjukkan masyarakat. Sejumlah warga Cisasah, secara swadaya dan bergotong royong, melakukan perbaikan jalan alternatif yang menghubungkan wilayah Desa Walangsari dan Desa Tugu Bandung, tepatnya di ruas Cingenca–Cisasah, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan tersebut terpantau berlangsung pada Selasa, 29 September 2026. Dengan menggunakan alat dan material seadanya, warga bersama-sama menata batu serta memperbaiki bagian jalan yang dinilai membutuhkan penanganan.
Menurut salah seorang warga yang ditemui di lokasi, Bapak Udin, perbaikan tersebut merupakan inisiatif masyarakat, bukan kegiatan yang berasal dari pemerintah.
“Ini adalah inisiatif warga, bukan dari pemerintahan, karena jalan ini sangat kami butuhkan dan menjadi akses paling dekat antara Tugu Bandung menuju Kalapanunggal,” ungkap Udin.
Warga menilai keberadaan jalan Cingenca–Cisasah memiliki peran penting bagi aktivitas sehari-hari. Selain menjadi jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih singkat menuju wilayah Kalapanunggal, akses tersebut juga dimanfaatkan masyarakat untuk mobilisasi menuju kawasan perkebunan serta mengangkut hasil bumi.
Kondisi jalan yang membutuhkan perhatian membuat masyarakat memilih untuk tidak hanya menunggu. Mereka secara mandiri melakukan gotong royong agar akses tersebut tetap dapat digunakan.
Sejumlah warga sekitar juga berharap adanya kepedulian dan campur tangan pemerintah untuk melakukan perbaikan secara lebih permanen.
Masyarakat berharap jalan tersebut dapat segera mendapat penanganan karena dinilai menjadi salah satu akses penting bagi warga Cingenca, Cisasah dan sekitarnya.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, warga berharap mobilitas masyarakat maupun distribusi hasil perkebunan dan hasil bumi dapat berjalan lebih mudah. Bagi pengguna jalan, keberadaan jalur alternatif ini juga dinilai mampu memangkas jarak tempuh menuju Kalapanunggal dan wilayah perkotaan.
Gotong royong warga Cisasah menjadi gambaran bahwa kebutuhan terhadap akses infrastruktur bukan sekadar persoalan jalan, tetapi berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Reporter : Iwan Baskara
Editor : WR



















