KALAPANUNGGALUPDATE.COM | JAKARTA TIMUR, 18 Oktober 2026 – Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) memperingati Milad ke-121 melalui kegiatan tasyakur yang mengusung tema “Hijrah untuk Negeri, Menuju Kemerdekaan Sejati”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (18/10/2026), sebagai momentum refleksi perjalanan panjang perjuangan PSII dalam kehidupan umat dan bangsa.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan LPOI, sejumlah organisasi Islam, Wakil Ketua DPP Partai Golkar Idrus Marham, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Polda Metro Jaya, jajaran Dewan Pusat PSII, jajaran Laznah Tanfidziah PSII, pengurus wilayah dan cabang PSII dari berbagai daerah di Indonesia, serta anggota PSII dari wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.
Peringatan milad ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah organisasi sekaligus memperkuat semangat persatuan, kemandirian, dan perjuangan menuju kemerdekaan sejati.
Idrus Marham Apresiasi Perjalanan Panjang PSII
Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Idrus Marham, menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang PSII yang telah melewati berbagai dinamika sejarah, baik suka maupun duka. Menurutnya, pengalaman tersebut merupakan modal sosial (social capital) yang berharga untuk menghadapi tantangan perjuangan pada masa mendatang.
Idrus juga menyampaikan ucapan selamat Milad ke-121 kepada PSII. Ia menyambut baik kehadiran dan peran PSII serta berharap organisasi tersebut dapat terus mempersiapkan kader-kader yang berpotensi menjadi pemimpin bangsa.
Ia menegaskan bahwa perbedaan partai politik tidak seharusnya menjadi penghalang dalam menjaga persatuan dan membangun masa depan Indonesia.
“Kita boleh berbeda partai, tetapi tidak boleh berbeda soal visi Indonesia ke depan,” tegas Idrus.
Menurutnya, seluruh partai politik merupakan mitra dalam merawat Indonesia sebagai rumah bersama. Karena itu, setiap elemen bangsa perlu terus membangun kerja sama demi mendorong terwujudnya kemerdekaan hakiki atau kemerdekaan sejati.
Kepemimpinan Harus Membawa Kebaikan bagi Bangsa
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua LPOI, Dr. KH. Anwar Sanusi, menyampaikan pesan tentang pentingnya kepemimpinan yang membawa kebaikan bagi kehidupan masyarakat dan bangsa.
Ia menekankan bahwa seorang pemimpin harus mampu mengarahkan kehidupan berbangsa menuju cita-cita baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, yakni negeri yang baik, aman, sejahtera, dan senantiasa berada dalam rida Allah SWT.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya nilai moral dan tanggung jawab dalam kepemimpinan, sehingga perjuangan organisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi umat, masyarakat, dan negara.
KH. Muflich Chalif Ibrahim Tegaskan Warisan Perjuangan PSII
Sementara itu, Presiden Laznah Tanfidziah PSII, KH. Muflich Chalif Ibrahim, dalam pidatonya menegaskan bahwa PSII merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia, khususnya dalam gerakan kebangkitan masyarakat pribumi.
Ia menjelaskan bahwa gerakan tersebut tumbuh dari semangat persatuan, kemandirian ekonomi, pendidikan, serta perjuangan untuk mengangkat martabat umat.
Menurutnya, perjalanan sejarah PSII memberikan pelajaran bahwa kekuatan umat tidak hanya terletak pada jumlah, tetapi juga pada persatuan, penguasaan ilmu pengetahuan, keberanian, dan kemampuan mengorganisasikan perjuangan.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga komitmen dalam menjalankan ajaran Islam secara luas dan menyeluruh, dengan mengedepankan nilai-nilai kesantunan serta membangun persatuan umat.
Nilai-nilai perjuangan tersebut, lanjutnya, perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus agar semangat perjuangan PSII tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman.
121 Tahun Perjalanan, Melanjutkan Perjuangan untuk Negeri
Peringatan Milad ke-121 PSII bukan sekadar perayaan hari lahir organisasi, melainkan juga menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan sejarah dan memperkuat komitmen perjuangan ke depan.
Tema “Hijrah untuk Negeri, Menuju Kemerdekaan Sejati” mengingatkan pentingnya perubahan menuju keadaan yang lebih baik, dengan tetap berpegang pada nilai-nilai perjuangan, persatuan, pendidikan, kemandirian, dan pengabdian kepada bangsa.
Melalui peringatan ini, PSII meneguhkan kembali semangat perjuangannya untuk terus berkontribusi dalam kehidupan umat dan kebangsaan, serta mengambil bagian dalam upaya mewujudkan Indonesia yang bersatu, mandiri, sejahtera, dan bermartabat.
Perjalanan 121 tahun menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak berhenti pada catatan sejarah, tetapi harus terus dilanjutkan melalui kerja nyata, penguatan kader, dan pengabdian bagi kemaslahatan umat serta kemajuan bangsa.
Reporter: AYI
Editor: WR



















