KALAPANUNGGALUPDATE.COM | MUI Kecamatan Kalapanunggal – ( 16/6/2026 ). Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah begitu terasa di Kecamatan Kalapanunggal. Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan Gebyar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang berlangsung meriah, khidmat, dan penuh makna. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Kalapanunggal tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam, mempererat ukhuwah islamiyah, serta membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Mengusung tema “Hijrah Menuju Pribadi yang Berkualitas, Masyarakat Berkemajuan, dan Menumbuhkan Peradaban Islam di Kecamatan Kalapanunggal”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi perayaan pergantian tahun baru Islam, melainkan juga sarana pembinaan moral dan spiritual masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembinaan generasi muda melalui sosialisasi bahaya narkoba dan pergaulan bebas yang diikuti sekitar 50 peserta dari kalangan pelajar SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kecamatan Kalapanunggal. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, di antaranya Badan Narkotika Nasional (BNN), Kapolsek Kalapanunggal, serta Kasi Trantib Kecamatan Kalapanunggal.
Dalam penyampaiannya, para narasumber mengingatkan para peserta tentang ancaman serius penyalahgunaan narkoba dan dampak negatif pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan generasi muda. Para pelajar juga diajak untuk membentengi diri dengan nilai-nilai agama, akhlak mulia, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.
Suasana semakin khidmat saat dilaksanakan Sujud Syukur dan Doa Bersama di Masjid Besar Nurul Bayan Kalapanunggal. Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Camat Kalapanunggal, Kapolsek Kalapanunggal, unsur Koramil Kalapanunggal, MUI Kecamatan Kalapanunggal, KUA Kecamatan Kalapanunggal, DMI Kecamatan Kalapanunggal, DKM Masjid Besar Nurul Bayan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa agar Kecamatan Kalapanunggal senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, kedamaian, dan kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan.
Memasuki sore hingga malam hari, semarak Tahun Baru Islam semakin terasa melalui Pawai Ta’aruf dan Pawai Obor yang diikuti ribuan peserta dari berbagai desa, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, dan unsur masyarakat lainnya. Cahaya obor yang menyala di sepanjang jalan menuju Lapang Desa Kalapanunggal menciptakan pemandangan yang indah sekaligus menjadi simbol semangat syiar Islam yang terus menyala di tengah masyarakat.
Puncak kegiatan berlangsung melalui Tabligh Akbar yang dihadiri masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Kalapanunggal. Tausiyah yang disampaikan mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum hijrah sebagai titik awal perubahan diri menuju pribadi yang lebih baik, memperkuat persatuan umat, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua MUI Kecamatan Kalapanunggal selaku Ketua Panitia menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Gebyar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimcam, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, para kepala desa, pengusaha, pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung serta berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, Gebyar Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tingkat Kecamatan Kalapanunggal dapat terlaksana dengan baik berkat kebersamaan dan gotong royong seluruh pihak. Semoga semangat hijrah ini mampu melahirkan pribadi-pribadi yang berkualitas, masyarakat yang berkemajuan, serta memperkuat peradaban Islam di Kecamatan Kalapanunggal,” ujarnya.
Keberhasilan penyelenggaraan Gebyar 1 Muharram 1448 Hijriah ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai persatuan, syiar Islam, dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Kalapanunggal. Diharapkan, semangat hijrah yang digaungkan melalui kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan mampu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan Kecamatan Kalapanunggal yang religius, harmonis, dan semakin maju.
Reporter : AGUS YI. Editor : WR


















