Penanganan Cepat! ODGJ yang Resahkan Warga Kampung Cigoong Berhasil Diamankan, Kades Dirja Miharja: Keselamatan Warga Dan Penanganan Humanis Jadi Prioritas

KALAPANUNGGALUPDATE.COM | DESA PULOSARI KALAPANUNGGAL Sukabumi – ( 1/8/2026 ). Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, dalam menangani keresahan warga akibat ulah seorang yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang beberapa waktu terakhir meresahkan masyarakat di Kampung Cigoong.

Selengkapnya Baca Juga Berita Ini : 
https://www.kalapanunggalupdate.com/teror-odgj-resahkan-warga-kampung-cigoong-masyarakat-desak-penanganan-cepat-dari-aparat-dan-instansi-terkait/

Setelah menerima berbagai laporan dari warga terkait tindakan yang mengganggu ketertiban umum, Pemerintah Desa Pulosari yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Dirja Miharja bergerak cepat melakukan koordinasi dan penanganan di lapangan.

Sebelum waktu Magrib pada Jumat, 31/7/2026, ODGJ tersebut berhasil diamankan oleh Pemerintah Desa Pulosari dengan pendekatan yang humanis tanpa menimbulkan gangguan lebih lanjut. Selanjutnya, yang bersangkutan diserahkan kepada pihak Kecamatan Kalapanunggal untuk mendapatkan penanganan lanjutan sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku.

Kepala Desa Pulosari, Dirja Miharja, mengatakan bahwa langkah cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah desa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memastikan individu yang diduga mengalami gangguan kejiwaan memperoleh penanganan yang layak.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas kami. Namun di sisi lain, yang bersangkutan juga harus mendapatkan penanganan yang manusiawi sesuai prosedur. Karena itu kami segera berkoordinasi dengan pihak kecamatan agar proses penanganan dapat dilakukan lebih lanjut oleh instansi yang berwenang,” ujar Dirja Miharja.

Sebelumnya, warga Kampung Cigoong mengaku telah beberapa kali dibuat resah. Berdasarkan keterangan masyarakat, individu tersebut diduga mengambil makanan dan jajanan dari warung tanpa izin, melempar berbagai benda ke arah lingkungan sekitar, hingga merusak tanaman pertanian milik warga, terutama tanaman tomat yang sudah memasuki masa panen. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian ekonomi sekaligus menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

Kondisi itu sempat memicu kekhawatiran warga yang berharap adanya tindakan cepat dari pemerintah. Berbagai laporan kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi antara Pemerintah Desa Pulosari dan unsur terkait hingga akhirnya proses pengamanan berhasil dilakukan.

Warga pun menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Pemerintah Desa Pulosari yang dinilai sigap merespons laporan masyarakat sebelum situasi berkembang menjadi lebih serius.

Masyarakat berharap proses penanganan selanjutnya dapat melibatkan instansi terkait, seperti pemerintah kecamatan, dinas sosial, tenaga kesehatan, serta pihak berwenang lainnya agar individu tersebut memperoleh asesmen dan perawatan yang sesuai, sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Redaksi juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap ODGJ maupun kelompok rentan lainnya. Penanganan persoalan sosial seperti ini membutuhkan kerja sama seluruh pihak dengan mengedepankan aspek kemanusiaan, keselamatan warga, serta kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku.

Reporter : WR
Editor : Redaksi KALAPANUNGGAL UPDATE

error: Mohon Maaf Tidak Bisa Di Salin ( COPAS ) !!