Diskusi Syahdu Pemuda Muslimin Indonesia Di Jakarta Barat: Momentum Besar Menuju Majelis Syuro

Kalapanunggalupdate.com, JAKARTA BARAT – ( 16/11/2025 ). Inspirasi kerap lahir dari ruang-ruang sederhana, dari percakapan yang mengalir tanpa sekat, dan dari pertemuan gagasan yang menyatu menjadi kekuatan besar. Begitu pula suasana yang tercipta pada Sabtu sore (15/11/2025) di teras Brits Hotel, Jakarta Barat. Hujan rintik-rintik menambah syahdu pertemuan sejumlah generasi muda Syarikat Islam Indonesia yang tengah merajut harapan besar untuk masa depan organisasi.

PESAN KLIK GAMBAR

Duduk melingkar dengan secangkir kopi panas, para pemuda ini membahas hal yang jauh lebih besar dari pertemuan santai biasa—yakni persiapan Majelis Syuro atau Kongres Nasional Pemuda Muslimin Indonesia, gelaran lima tahunan yang tahun ini akan berlangsung pada Desember mendatang di Green Forest Hotel, Bogor.

Ketua PB Pemuda Muslimin Indonesia, Muhtadin Sabili, membuka diskusi dengan nada penuh optimisme.
“Kongres ini bukan sekadar agenda organisasi. Ini momentum besar untuk merumuskan arah gerak kita ke depan. Kita harus memastikan gelaran ini berjalan sukses dan memberikan dampak nyata,” tegasnya.

Ketua Panitia Majelis Syuro, Muhammad Choerul Huda, menimpali dengan laporan kesiapan yang sudah mendekati sempurna.

“Alhamdulillah, persiapan kami sudah sangat matang. Semua surat undangan telah dikirim ke seluruh Pengurus Wilayah dan Cabang. Bahkan undangan kepada Presiden RI juga telah resmi kami layangkan,” ujarnya penuh keyakinan.

Sementara itu, dari daerah, dukungan mengalir dari Ketua PC Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Sukabumi, Agus Yusuf Ibrahim.
“Sebagai cabang yang paling dekat dengan lokasi kegiatan, PC Sukabumi siap ikut turun tangan. Kita ingin memastikan Majelis Syuro ini menjadi sejarah baru yang membanggakan,” ungkapnya penuh semangat.

Tidak ketinggalan Ketua PB SEPMI, Fauzan Muharam, yang menyatakan komitmen organisasinya untuk bergerak bersama.
“SEPMI tentu siap bersinergi. Ini momentum bersama, mari kita kawal hingga tuntas,” imbuhnya.

Suasana diskusi semakin cair dengan kehadiran Asmin, peserta Rakernas SEPMI asal Kabupaten Takalar, yang sesekali melontarkan candaan ringan. Gelak tawa yang muncul bukan hanya pemecah suasana—tetapi simbol kuatnya kebersamaan di antara para pemuda ini.

Dari percakapan hangat di sore yang sejuk itu, tampak jelas bahwa sebuah gelombang energi baru tengah tumbuh. Semangat kolaborasi, keyakinan, dan tekad untuk membawa Pemuda Muslimin Indonesia ke level yang lebih maju mulai mengkristal.

Dan dari meja kecil di teras hotel itu—di antara kopi panas, tawa, dan rintik hujan—sebuah pergerakan besar sedang bersiap untuk melangkah maju menyongsong sejarah baru.

Kontributor : IB
Editor : WR