KALAPANUNGGALUPDATE.COM | MASJID NUURUL IHSAN – ( 22/6/2026 ). Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi. Kali ini menimpa Masjid Nuurul Ihsan yang berlokasi di Kampung Cigoong RT. 14 RW. 05, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Pelaku diduga beraksi pada siang hari saat kondisi masjid dalam keadaan sepi. Sabtu, 19 Juni 2016.

Menurut keterangan pengurus masjid, peristiwa tersebut baru diketahui ketika pengurus hendak membuka kotak amal untuk mengambil hasil infak jamaah yang telah terkumpul selama lebih dari satu bulan. Namun saat akan dibuka, kondisi kunci gembok kotak amal sudah dalam keadaan rusak.
“Kami biasanya membuka kotak amal setiap bulan. Hasilnya rata-rata bisa lebih dari satu juta rupiah. Bulan ini kami lupa membuka kotak amal, sehingga isinya kemungkinan sudah lebih banyak dari biasanya. Saat hendak dibuka, ternyata kunci gemboknya sudah rusak dan isi kotak amal diduga telah diambil oleh pencuri,” ungkap salah seorang pengurus masjid.
Berdasarkan informasi dari saksi, sebelum kejadian sempat terlihat seorang pria tak dikenal mengenakan masker masuk ke area masjid melalui jendela. Namun saat itu tidak ada yang menaruh curiga karena pelaku bergerak ketika aktivitas di sekitar masjid sedang lengang.
Diduga memanfaatkan situasi sepi, pelaku kemudian masuk ke dalam masjid dan membobol kotak amal yang berada di dalam ruangan. Akibat kejadian tersebut, pihak pengurus memperkirakan kerugian mencapai lebih dari Rp1 juta, mengingat uang infak jamaah telah terkumpul selama lebih dari satu bulan.
Peristiwa ini membuat pengurus dan warga sekitar merasa prihatin. Dana yang tersimpan di dalam kotak amal tersebut rencananya digunakan untuk menunjang kebutuhan operasional masjid, kegiatan keagamaan, serta pemeliharaan sarana ibadah.
Pengurus Masjid Nuurul Ihsan berharap pelaku segera menyadari perbuatannya dan mengembalikan dana yang telah diambil. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, terutama tempat-tempat ibadah yang kerap menjadi sasaran aksi pencurian.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak pengurus masih mengumpulkan informasi dari saksi-saksi yang mengetahui keberadaan orang mencurigakan di sekitar lokasi kejadian guna mengungkap pelaku pencurian tersebut. ( RED )


















